Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Song

See The Sun Again…

Ini hanya sebuah syair lagu

Juga sebuah doa

Untuk saya, dan untuk orang-orang di luar sana,

Yang menunggu impian,

Yang menunggu bahagia,

Yang menunggu, melihat matahari itu lagi

Yakinlah teman,

Malam dingin selalu berganti dengan pagi yang hangat

Kebahagiaan akan datang

Dan kita akan melihat matahari itu lagi

Amin

 

Nikon D40. 1/4s. f/5.6. ISO 400

See the Sun

I’m comin’ ’round to open the blinds
You can’t hide here any longer
My God you need to rinse those puffy eyes
You can’t last here any longer

And yes they’ll ask you where you’ve been
And you’ll have to tell them again and again

*

And you probably don’t want to hear tomorrow’s another day
Well I promise you you’ll see the sun again
And you’re asking me why pain’s the only way to happiness
And I promise you you’ll see the sun again

*

Come on take my hand
We’re going for a walk, I know you can
You can wear anything as long as it’s not black
Please don’t mourn forever
She’s not coming back

Do you remember telling me you found the sweetest thing of all
You said one day this was worth dying for
So be thankful you knew her at all
But it’s no more

*

(Dido, taken from Album: Life for Rent)

 

 

Lagu Dido ini sebenarnya menceritakan tentang sahabatnya yang mengalami depresi berat akibat patah hati, di lagu ini dia memberikan semangat dan membantu sahabatnya untuk meninggalkan masa lalu yang kelam, memandang jauh ke depan, di mana akan datang harapan dan kebahagiaan yang baru.

 

>>>Download lagunya di SINI<<<<

Advertisements

Deliver Us [for Indonesia nowadays]

Hari ini saya mainkan lagu-lagu playlist “Soundtrack” di laptop saya. Senang rasanya mendengar alunan-alunan musiknya, dan entahlah saya selalu tersentuh dengan lagu Deliver Us dari OST Prince of Egypt, film animasi lama yang menceritakan perjalanan hidup Nabi Musa, seorang “deliverer” bagi kaumnya menuju kehidupan yang jauh lebih baik, jauh dari perbudakan kerajaan mesir. Film dan lagu-lagunya sangat indah dan menyentuh.

Saya pun tiba-tiba merefleksikannya dengan keadaan negeri kita saat ini. Bencana alam yang datang silih berganti, belum lagi masalah-masalah terpaut politik dan lain sebagainya yang tidak ada habisnya. Rasanya, tidak ada tempat memohon pertolongan selain kepadaNya, karena segalanya berasal dan kembali dariNya.

Tuhan, kuatkan kami, tunjukkan kami jalan menuju kebaikan dan kedamaian, datangkanlah pemimpin pemimpin bangsa, deliverer-deliverer sejati,  yang mampu menghantarkan kami menuju tempat yang kami rindukan. Deliver Us!

Deliver Us

OST Prince of Egypt

 

[Egyptian Guards]

Mud…Sand…Water…Straw…Faster!

Mud…And lift…Sand…And Pull

Water…And raise up…Straw…Faster!

 

[Slaves]

With the sting of the whip on my shoulder

With the salt of my sweat on my brow

Elohim, God on high

Can you hear your people cry:

Help us now

This dark hour…

 

Deliver us

Hear our call

Deliver us

Lord of all

Remember us, here in this burning sand

Deliver us

There’s a land you promised us

Deliver us to the promised land…

 

[Yocheved]

Yal-di ha-tov veh ha-rach

(My good and tender son)

Al ti-ra veh al tif-chad

(Don’t be frightened and don’t be scared)

My son, I have nothing I can give

But this chance that you may live

I pray we’ll meet again

If He will deliver us

 

[Slaves]

Deliver us

Hear our prayer

Deliver us

From despair

These years of slavery grow

too cruel to stand

Deliver us

There’s a land you promised us

Deliver us

Out of bondage and

Deliver us to the promised land…

 

[Yocheved]

Hush now, my baby

Be still, love, don’t cry

Sleep as you’re rocked by the stream

Sleep and remember my last lullaby

So I’ll be with you when you dream

 

River, o river

Flow gently for me

Such precious cargo you bear

Do you know somewhere

he can live free?

River, deliver him there…

 

[Young Miriam]

Brother, you’re safe now

And safe may you stay

For I have a prayer just for you:

Grow, baby brother

Come back someday

Come and deliver us, too…

 

[Slaves]

Deliver us

Send a shepherd to shepherd us

And deliver us to the promised land

 

[Yocheved]

Deliver us!

***

>>>>Download Deliver Us DI SINI<<<<


Bawalah Cintaku

Tada! Akhirnya selesai dan akhirnya gue juga dipaksa menarsiskan diri di kontes yang diadain Pakde Cholik cs 😀

Di luar kontes ini, gue emang suka lagu ini. Oh ya, you might download the song using the following link! 😉

 

Bawalah Cintaku

by Afgan

 

Sempat tak ada lagi
Kesempatanku untuk
Bisa bersamamu

Kini ku tahu
Bagaimana caraku
Untuk dapat terus denganmu

*

Bawalah pergi cintaku
Ajak ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta

Di sini ku pun begitu
Trus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan
Kita nanti

***

 

<<Lagu Afgan – Bawalah Cintaku DOWNLOAD DI SINI >>

 

>>>>>>Foto ini diikutsertakan pada Kontes Lagak dan Lagu di BlogCamp.

SEMOGA MENANG!!! 😀


Renungan

Renungan. Angin berhembus lembut saat itu. Kehangatan matahari senja dan kedamaian yang terasa di pantai Takisung, Kalimantan Selatan sore kemarin, seperti tidak sedikitpun membisikkan prasangka dan kiasan dari ribuan bencana yang telah mendera negeri ini.

Bibir ini lirih berbisik, Tuhan, kuatkan kami.

Pikiran ini melayang ke tahun 2004 silam, saat tsunami menerpa ujung barat negeri ini. Tak terhitung saudara kita yang kembali padaNya, ribuan tangis yang mengajarkan kita banyak hal tentang hidup.

Sebuah lagu indah hadir dalam malam konser amal untuk Aceh oleh Institut Pertanian Bogor, IPB tahun 2005. Lagu yang digubah oleh Maespati, grup band dari IPB ini sangat melekat di hati saya. Keikutsertaan saya dalam pembawaan lagu tersebut malam itu memberikan banyak kenangan bagi saya. Sebuah persaudaran, ketegaran dan keinsyafan.

Setelah sekian tahun hilang dari playlist lagu saya, hari ini saya kembali mendengarkan lagu ini.

Download Maespati – DARUSALLAM.mp3, dengarkan, dan renungkanlah…

 

DARUSSALAM


Karena kita manusiaNya

Ini semua terjadi

Karena sebuah bijaksanaNya

Harus kita lalui

 

Dan jangan pernah terpikir olehmu ini akhir segalanya

Dan dia masih selalu dalam alir darah kita

sayangi kita

 

Tuhan itu milik kita

Langit Angkasa kita

Tuhan itu jiwa kita

Denyut nafas kita

 

Dan jangan jadikan ini sesalan tapi sebuah teguran

Dan dia masih selalu dalam alir darah kita

berkahi kita

 

Kau yang tergibran penguasa lautan

Jadikan air-airMu sebuah tamparan

Yang mulia penguasa Marutha

Jadikan angin-anginMu bisikan

 

Kandungkan sejuta hikmah dan pelajaran

Ajarkan bagaimana tata berjalan

(Maespati, 2005)


DOWNLOAD DISINI