Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Archive for 9 May 2011

Kisah Sebuah Nama

 

Dapat ide dari dailypost.wordpress bertajuk What is the story behind your given name?

Saya akan sedikit narsis dengan bercerita tentang arti dan cerita di balik nama saya, hehehehehe…

Di suatu siang tanggal 15 Januari tahun 198x :mrgreen: sekitar pukul 2 siang, di Rumah Sakit Lavalette, Kota Malang lahirlah seorang bayi laki-laki, anak pertama dari pasangan suami istri yang berlatar belakang suku yang berbeda, sang ayah blesteran Batak-Banjar, si Ibu blesteran Jawa, Sunda dan Madura.

Eh tanggal 15 Januari ini bukan murni hari lahir alami, itu tanggal yang bisa dipilih. Saya lahir operasi karena pinggul mama sempit. Jadi dokter bedah yang saat itu sehari-hari berbaju tentara (rumah sakitnya rumah sakit tentara) iseng bilang, “Ibu mau operasi kapan, sekarang?” Mama saya dengan lempeng bilang “OK, siapa takut!” wkakaakakka…

Singkatnya, operasi berjalan lancar dan seorang bayi merah lahir dengan suara tangis kenceng tanpa komando. Kata Mama yang saat itu dibius setengah badan, dia liat saya pertama kaya kodok raksasa, kaki dan tangnnya doang yang besar, wkakakakaka.. udah gitu baru lahir matanya langsung melek! *bikin kaget… wkakakakakakakaka…

Pemberian nama saya terlambat. Mama Papa sepertinya gak kepikiran buat kasih nama apa saat saya lahir. Gara-gara telat itulah urusan kasih nama dan bikin akte kelahiran sampai harus di bawa ke pengadilan segala. Haiyah! Akhirnya biar cepet Mama nyerahin usulan nama ke Mbah Putri aja. Prima Wahyu Kusuma. Jawa banget kan? 😛 Nama itupun diboyong ke pengadilan.

Falsafah terbentuknya nama tersebut (berdasarkan keterangan dari Mbah Putri)

“Prima” artinya pertama, yang pertama, utama. Karena saya anak pertama dari Papa dan Mama, sekaligus cucu pertama buat Mbah Putri. Lain-lain prima sendiri berkonotasi baik, sehat dan kuat. Belakangan saya mulai ngeh kalo Prima itu kebanyakan digunakan untuk nama perempuan. Prima sendiri berdasarkan info di internet berasal dari bahasa Latin berarti “pertama”, asal katanya “Primus”, dalam bahasa Inggris merujuk pada kata “Prime”. Lain lagi dengan Spanish, Prima berarti adalah sepupu perempuan, sedangkan Primo berarti sepupu laki-laki. Itulah kenapa Spanish dan Mexican dulu memanggil saya dengan Primo, hehehehe… *kirain mereka cuma sok-sok improve!

“Wahyu” berarti pemberian, ilham, utusan, berkah. Tetapi alasan utama pemberian nama ini bukan karena arti itu, tetapi karena Wahyu adalah nama dokter anak yang merawat saya pasca operasi, hahahahaah… *iseng aja si Mbah kasih nama. Katanya: biar tetap terkenang.

“Kusuma” adalah bahasa sansakerta berarti kembang, bunga. Sederhana saja, harapannya kelak saya bisa tumbuh menjadi anak yang baik, wangi dan indah namanya seperti bunga dan bermanfaat bagi orang banyak. Jiaaahh..

Nama sudah pas dan OK, semua sudah setuju. Lha kok dilalah sampe di pengadilan, jaksa-nya orang batak! dan dia kaget saat Papa saya punya marga Hutabarat. Marga adalah wajib diturunkan bagi orang batak!

“Bapak, saya bersedia menyetujui akta lahir ini asal nama anak ini diberi nama marga di akhirnya, bagaimana?” kira-kira begitu kata si Jaksa.

“Hutabarat” adalah marga batak Toba, turun dari Raja Hutabarat. Selebihnya saya kurang tahu. Huta berarti Desa, Barat artinya arah barat. Jadi kalo dibuat inggris jadinya: Westvillage. Hahahahaha… *plis deh prim!

Papa saya yang belagak pilon manggut-manggut karena gak ngerti apa-apa. Beliau cuma mikir yang penting urusan pengadilan itu segera beres. Akhirnya pulang-pulang akte kelahiran saya bertuliskan: Prima Wahyu Kusuma Hutabarat. Semua orang rumah cuma manggut-manggut sambil komen: “panjang bener namanya…” Mbah Putri jelas-jelas tiba-tiba kaya ketabrak tembok saat tau nama indah bernuansa jawa pemberiannya itu tiba-tiba ditimpa dengan marga batak! terdengar aneh katanya, Wakakakaka…

Nah gitu aja cerita asal-usul nama saya. Sewaktu SD saya mulai ngerasa marga Hutabarat itu benar-benar terdengar aneh di tengah-tengah masyarkat Jawa, jadi saya seringnya menyembunyikan nama itu, kalau bisa sampai tiba masa-masa ujian nasional, hahahaha… Meskipun tidak semua mengolok-ngolok, tapi emang ada aja yang usil mempergunjingkan nama marga itu, hahahahah… sekarang? Justru saya bangga menyebut nama saya Prima Hutabarat, kaya orang luar negeri gitu, nama depan dan nama keluarga, Jiaaahhh… Mantap!

Imut kan??? :mrgreen: * Biar narsis, yang penting eksis! 😀

Happy Monday!