Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Archive for 26 April 2011

Nacho & Portable Toilet

Setelah dulu saya pernah cerita tentang toilet flush, kali ini saya cerita tentang portable toilet. Terispirasi dari tulisan Mas Bayu yang tinggal di CA, tentang horornya toilet portable yang dia temui di arena balapan mobil. Saya juga jadi teringat sebuah kisah konyol yang berhubungan dengan toilet portable di tempat kerja.

Jadi, tempat kerja saya dulu adalah sebuah greenhouse besar yang sangat luas, di dekat office dan break-room memang ada banyak toilet permanen yang sangat nyaman, tetapi untuk pekerja yang tempat kerjanya jauh di ujung, tentu saja menimbulkan masalah jika gejala kebelet sudah melanda, mau tidak mau, hasrat melakukan ritual harus segera dituntaskan. Maka dari itulah ada beberapa toilet portable yang berjajar di beberapa titik di dalam greenhouse.

Bentuknya seperti kotak besar , umumnya berwarna biru atau abu-abu. Di tempat kerja saya itu, toilet portable itu punya jadwal untuk dibersihkan, yaitu hari rabu, jadi pada hari kamis, jumat, sabtu, toilet portable masih cukup bersih dan manusiawi, tetapi dari hari senin sampai rabu, toilet itu berubah menjadi horor dan berbau “kematian”, Hahahahah… jelas aja, toilet itu menampung benda-benda berbahaya selama berhari-hari, di dalamnya sebenernya ada larutan berwarna biru yang harumnya seperti karbol, mungkin sebagai penyerap bau. Tetapi tentu saja tidak akan bertahan lama. Jika sudah hari senin, selasa, rabu, saya lebih baik melakukan ritual kecil dan besar dengan mengayuh sepeda saya ke toilet office, daripada harus melakukannya di toilet itu, hiiiiiii…. :mrgreen:

Suatu hari, toilet portable masih cukup bersih, saya yang bekerja di echoes dengan tanaman basket, melihat dari ketinggian, Nacho, bapak-bapak blesteran mexican-jepang, rekan kerja saya di section sebelah sedang mengayuh sepedanya ke arah toilet portable, padahal saya juga sedang berjalan ke sana karena kebelet pipis.

Nacho melihat saya setengah berlari ke arah toilet, dasar dia emang aslinya usil, eh malah mempercepat sepedanya, seperti tidak mau kehilangan kesempatan untuk menggunakan toilet lebih dulu. Dia tahu saya juga sedang terburu-buru.

“No, Nacho, I am first!”

Nacho tersenyum karena berhasil meraih gagang pintu toilet lebih dulu, dan masuk ke dalam. Damn!

“Nacho! Please hurry!” Saya ngomel dari luar.

“I can’t, sorry prima! Hahahahah…” Nacho menjawab dari dalam.

Sebenarnya ada dua toilet portable, bersebelahan satu sama lain, tapi saya tidak biasa menggunakan toilet yang satunya, selain toilet itu bertuliskan LADIES, toilet itu bertanda merah, yang berarti ada orang di dalamnya.

“You can use another!” Nacho berteriak lagi dari dalam.

Saya tidak menjawab, saya kemudian iseng naik ke echoes tepat di atas toilet portbale itu, alih-alih mengecek tanaman sambil menunggu si usil Nacho melakukan ritual.

Lama juga ternyata si Nacho. Dari atas saya bisa melihat seorang Ibu keluar dari toilet sebelahnya, artinya toilet itu kosong, tidak sampai beberapa detik, seorang ibu-ibu tua dari arah barn berganti masuk ke dalam. Biarlah, aku tunggu Nacho keluar saja, saya pikir.

Beberapa detik kemudian Nacho keluar dari toilet dan merapihkan ikat pinggangnya. Kemudian otak usilnya segera bekerja! Tiba-tiba dia mengedor-gedor toilet sebelah dengan keras, menggoyang-goyangnya seperti gempa bumi, kemudian menggedor-gedornya lagi sambil tertawa puas. Saya kaget!

“NACHO! WHAT ARE YOU DOING!!??” saya berteriak dari atas.

Nacho sontak kaget melihat saya.

“WHATTTeee…” Nacho melihat toilet, kemudian melihat saya lagi, dan kemudian sadar dia salah sasaran! Dia pikir saya ada di dalam toilet sebelah!

Nacho tanpa banyak babibu, segera kabur dengan sepedanya. Saya di atas tidak berhenti menahan tawa. Setelah saya buang air kecil, saya iseng bersepeda ke section Nacho dengan wajah sedikit serius…

“Nacho!”

“Prima, what happen just now??” Muka Nacho polos-polos jaim.

“You’re bad Nacho…, you caused an old lady passed out inside the toilet!”

Kami berdua ngakak sejadi-jadinya. Saya bercerita, setelah Nacho kabur, ibu-ibu tua keluar dari toilet sambil celingak celinguk keringatan gara-gara keusilan Nacho, dan bisa dibayangkan bagaimana wajah si Ibu saat tragedi itu terjadi, wakakakakaka… :mrgreen:

Begitulah kejadian lucu tentang toilet portable, kenangan lucu antara saya dan Nacho yang tidak akan pernah terlupa.

So, hati-hati ya kalo mau usil, jangan sampe salah sasaran! 😀

Happy Blogging!

Sumber gambar di sini dan di sini

Advertisements