Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Archive for 15 April 2011

Dam Ranggang + Jamur!

Ini cerita jalan-jalan minggu lalu bersama seorang teman, namanya Dwi. Senin, 4/4/2011, saya dan mama pergi ke rumah teman mama, tetangga lama dulu, dan anaknya pun kenal dengan saya, ya Dwi itu. Rumahnya masih di perumahan Ex-Pabrik gula Pelaihari, tempat masa kecil saya dulu, sekarang sudah jadi pabrik sawit dan tidak seramai dulu.

Saya mengajak Dwi ke Dam Ranggang, sebuah bendungan yang mensupport kebutuhan air di pabrik tersebut. Tempatnya indah, dan bisa untuk mandi dan berenang. Untuk foto-foto dan cerita yang lebih lengkap saya sudah pernah posting di sini: Jalan-jalan ke Dam Ranggang

Kali ini bukan cuma melihat-lihat, saya juga sempat mandi-mandi di sana! Yihhhaaaa!

Jadi ada bagian yang bertujuan mengurangi kelebihan air yang keluar dari mata air bendungan tersebut, namanya tempat pembuangan. berbentuk lembah yang mengalirkan air ke sebuah sungai kecil. Daerah pembuangan ini aman, karena tentu saja tidak dihuni oleh tanaman air dan hewan aneh-aneh yang mungkin ada di bendungannya, contoh biawak, ikan emas raksasa atau buaya putih jadi-jadian, wuakakakakaka…

Dulu semasa kecil saya sering ke tempat ini dengan naik sepeda pedal bersama teman-teman, *kok kuat ya? dan pastinya kami mandi-mandi di tempat ini… sebuah tempat penuh kenangan… so sentimental for me…

Berikut slideshow dari foto-fotonya, slideshow ini dibuat dengan Picasa (hosting gratis buat nyimpen foto dari google itu lho) dan bantuan vodpod!  coba-coba eh ternyata bisa! 😀

Vodpod videos no longer available.

Sedikit cerita…

Air bendungan itu sekarang gak sejernih dulu, dan semilir-semilir ada bau ikan… mungkin karena bendungannya sendiri sudah banyak di bangun tambak ikan Nila. Jadi gak semankyus dulu, tapi masih layak kok.. hehehehee…

Sungai kecil di akhir pembuangan itu juga penuh dengan semak-semak, padahal dulu tidak sebanyak itu, dan banyak ikan kecil dan udang yang bisa ditangkap dengan mudah pake baki, seru lho!

Setelah berenang-berenang di sana, saya pulang, di perjalanan pulang, kami melihat Ibu-ibu yang sedang nungging-nungging di antara pohon kelapa sawit, mereka berburu jamur!

Jamur tumbuh di buah sawit yang tidak dipanen dan dikomposkan di antara barisan sawit. Menurut mereka jamur tersebut tumbuh banyak sebulan terakhir ini, dan bisa di buru setiap hari! Gratisan!

Jadi inget dulu, sewaktu kecil saya juga pernah berburu jamur, tetapi dari jamur dari pengomposan ampas tebu yang disebut belotong, ternyata di ampas kelapa sawit juga ada cuma ukurannya agak kecil. rasanya??? saya sempet makan hasil tumisannya, gak beracun dan enak! persis jamur gitu deh…*ya iya lha… hehehehe…

OK, sampai sini dulu laporan jalan-jalannya…

Happy Weekend!