Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Archive for 18 January 2011

Tahu = Menderita

Kali ini saya membahas sesuatu yang  sebenarnya gak penting, tapi sok dibikin penting 😀

 

“Orang yang banyak tahu adalah orang yang paling menderita”

 

Kira-kira begitu perkataan Aristoteles yang pernah saya baca di suatu majalah waktu saya kecil, sewaktu SMP, saya sempat memikirkan kata-kata singkat ini, apa maksudnya ya?

 

Terdengar iseng memang memikirkan sesuatu hal yang gak penting seperti itu, cuma toh akhirnya saya menemukan jawabannya tanpa harus membaca buku, buka internet, atau dikasih tahu oleh orang lain, benar-benar pemikiran lugu seorang remaja belasan tahun 😛

 

Siapa orang yang banyak tahu?

Ilmuan, presiden, jendral, direktur, ulama, pelajar, kepala desa, kepala keluarga, dan lain-lain, setiap orang memiliki tingkat ke-tahu-an yang berbeda.

 

Siapa yang paling tidak banyak tahu?

Binatang, Bayi, anak-anak, orang gila, idiot, apatis, dan sejenisnya.

 

Antara dua golongan itu, siapa yang lebih riweh? Siapa yang lebih banyak pikiran? Siapa yang paling menderita? Terjawab kan… Hahahahahah…

 

Kasus 1:

Waktu kecil kita tidak tahu kalau tanaman butuh air untuk hidup. Kita cuek.

Kemudian saat kita SD, kita tahu bahwa tumbuhan butuh air. Kita menyiram tanaman.

Kemudian saat SMP-SMA, kita tahu tanaman butuh air untuk fotosintesis. Kita menyiram tanaman tiap hari secara teratur.

Saat dewasa kita mengenal kebutuhan air dan sifat tanaman, maka kita menyiram tanaman dengan “teknik”, tidak asal siram.

 

Makin ribet kan? Karena kita pada dasarnya kita makin banyak tahu. Orang gila di luar sana? Lempeng aja tuh…

 

 

Kasus 2:

“Mau kemana malam-malam begini?”

“Ke rumah temen di kampong sebelah”

“Lewat kuburan itu? Kan sering penampakan di sana..hiiiiiiiiii”

“serius???”

Kita kepikiran deh, ngayal aneh-aneh, akhirnya malah gak jadi berangkat. Siapa yang menderita? Yang tahu atau yang gak tau? 😀

 

 

Kasus 3:

“Putrinya belum nikah bu?”

“Belum”

“berapa umurnya?”

“28”

“Anak gadis lewat 30, suka susah cari jodohnya lho bu…”

“Hah? Beneran?”

Bingung deh si Ibu mikirin putrinya, sampe gak bisa tidur , hahahhaha…

 

 

Kasus 4:

“Jaaaannnngggg, belajar! Maen terus! Kapan ulangan?”

“Besok mak!”

“Ya ampuuunnn, buru belajar, maen mulu ah!”

“Santai aja mak, gampang….”

Si emak lebih tahu gimana sulitnya yang namanya ulangan jaman sekarang, jadi dia lebih stres mikirin anaknya daripada anaknya sendiri, Hahahahaha….

 

 

Kasus 5:

“Gue harus belajar TOEFL dengan serius”

“Emang kenapa?”

“Buat beasiswa lha…”

“Untung beasiswa gue dalam negeri, gak perlu TOEFL gede…”

 

Orang menjadi belajar karena suatu alasan dan tujuan, orang menjadi menderita karena dia tahu apa tujuannya.

 

**

Sahabat,

Aristoteles menulis kata-kata itu memang tidak salah menurut saya, bahkan ternyata itu sangat manusiawi. Sangat polos. Tidak ada sebenarnya manusia yang mau menderita di dunia ini. Sudah bawaan manusia pengennya bebas, senang, dan gak banyak pikiran. Tetapi manusia juga di bekali akal dan ingatan, yang membuat manusia mau- tidak mau punya keistimewaan untuk “TAHU”.

 

Dengan TAHU itu, manusia mendulang dua hal, ketinggian derajatnya di mata Tuhan dan manusia lain, sekaligus menjadi yang menderita di dunia ini. Semakin banyak tahu, kita semakin pintar, semakin kita menjadi manusia yang berbudaya dan bertakwa, tetapi di sisi lain, kita sebenarnya juga menjadi yang paling menderita, yang memikirkan segala hal, memikirkan “bagaimana” dan “mengapa”.

 

Jika sahabat adalah orang yang sering menderita batín dan pikiran, ditempa masalah bertubi-tubi sampai rambut mau rontok, stres ini dan itu, tangis dan sedih. Selamat! Anda mungkin adalah orang yang banyak tahu! Dengan kata lain, bisa saja derajat atau “nilai” anda di mata manusia lain atau Tuhan cukup tinggi! Bisa jadi itu suatu kebahagiaan di sisi lain! Be positive!

 

Siap TAHU? Siap Menderita! Siap Bahagia! 😀

***

 

Agar tidak terlalu menderita, saya kasih hadiah gambar cantik nih…

Nelumbo nucifera (Lotus)

Anda suka? Selamat anda sudah menyukai hasil jepretan saya 😀

 

PS: Maaf ya hari ini prima sedang sedikit… tengil :mrgreen: