Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Archive for 26 November 2010

Pertanian Impian (Part 2)

and the story goes…

Sahabat blogger, hari ini kita lanjutkan jalan-jalan kita di Metrolina Greenhouses.

Bagi yang ketinggalan, bisa lihat cerita perjalanan hari pertama di Pertanian Impian (Part 1), agar tidak terlalu bingung.

 

Setelah kita kemarin berjalan-jalan dan mengenal berbagai alat-alat super canggih yang mengisi Metrolina Greenhouses, sekarang kita masuk ke tahapan perawatan tanaman dan peralatannya.

 

MG15
Ini adalah gudang yang berisi tanki mixer dan injektor besar, hmmm…seperti pompa yang mengatur kosentrasi pupuk yang mengalir dalam air, dipadu dengan pipa-pipa besar menyokong proses penyiraman. Setiap air yang mengalir di greenhouse ini dipastikan mengandung unsur hara. Penyiraman setiap hari secara tidak langsung juga memupuk tanaman.

 

MG17
Ini adalah proses Flooding, atau perendaman pot dengan air (plus hara) yang dilakukan dengan injektor besar di atas. Air akan keluar dari lubang-lubang pada floor, dan akan merendam pot pada volume tertentu. Jika telah selesai air akan dihisap kembali ke pompa besar. Lagi-lagi proses ini dikendalikan oleh komputer bermonitor besar dan touchscreen pula, pekerja bisa mengetahui pada section berapa dan berapa lama flooding sedang berlangsung. Proses ini bertujuan meminimalisir terbuangnya air hara. Dari proses ini kita bisa tahu menyiram tanaman tidak harus membasahi daun πŸ™‚

 

MG18
Alat penyiram ini disebut Boom. Jika kelembaban turun dan tanaman terlihat layu, maka boom menjadi strategi penyiraman cepat dan ringan yang menanggulangi masalah ini. Boom yang bergerak maju mundur ini dikendalikan juga dengan komputer. Kita bisa mengatur berapa kali boom akan bolak-balik. Tekanan air pada boom sangat besar untuk menyemburkan partikel halus air sampai ke tanaman.

 

MG21
Jika tadi adalah penyiraman tanaman yang diletakkan di floor, bagaimana dengan tanaman basket yang digantung di echoes?

 

MG16
Areal echoes mempunyai tanki mixer dan injektor khusus, karena pot pada echoes lebih cepat kering, sehingga diperlukan alat penyiraman “pribadi” yang bekerja sepanjang hari.

 

MG26
Setiap baris echoes mempunyai 2 level, setiap level mempunyai penyiram masing-masing. Pipa ber-nozzle ini dibuka dan bersamaan dengan dijalankannya sistem echoes, membuat pot masing-masing akan berputar melalui penyiram. Jika kita selesai tinggal mematikan kran dan echoes-nya. Lalu jarak antar pot akan membuat air terbuang??

 

MG25
Lihat benda kecil berwarna biru disamping kepala penyiram, itu adalah sensor yang mengatur keluar tidaknya air. Saat sensor mengenali pot atau tanaman dihadapannya, maka air akan keluar, dan stop dengan automatis saat sensor hanya mengenai udara kosong. Begitu seterusnya. Canggih bukan? πŸ™‚

 

MG19
Untuk pot basket yang diletakkan tanpa bantuan echoes, makan penyiraman dilakukan dengan Drip irrigation atau irigasi tetes. Pipa di atas pot akan meneteskan air hara secara cepat. Pengaturan waktu penyiraman, lama penyiraman, dan section yang disiram di atur dengan komputer. Jadi jangan heran saat subuh tanaman ini sudah tersiram secara automatis karena adanya penjadwalan dengan komputer. πŸ˜›

 

MG32
Jika pada malam hari di musim panas diprediksi akan terjadi aliran udara panas kering yang berbahaya bagi tanaman. Maka dilakukanΒ “Cold Fog” dengan alat di atas yaitu pengkabutan dengan air dingin yang sekaliguas melembabkan udara dan biasanya sekaligus sebagai sarana penyemprotan pestisida.

 

MG12
Wilayah ini disebut Belt. Wilayah para shipper atau tim panen. Tanaman yang sudah layak panen dikumpukan di tempat ini, kemudian tanaman akan bergerak ke arah sisi dimana shipper akan menunggu dan mengambil tanaman. Di atas adalah belt kosong yang terdiri dari kabel besar bergerak dan roda penyangga. Lagi-lagi sensor akan mengatur gerak kabel ini.
Penyiraman wilayah belt dapat menggunakan boom atau rainbird, tiang sprinkler yang menghadap ke atas sehingga turun menyerupai hujan yang luas jangkauannya (gambar di atas).

 

MG27
Ini adalah contoh kawasan belt yang dibekali boom kecil yang bergerak juga bolak-balik automatis.

 

MG11
Tim shipping akan berkumpul di tepi belt dan mengumpulkan pot di dish, rak besi seperti pada gambar kemudian menariknya dengan cart, seperti kereta yang panjang.

 

MG28
Alat ini bernama Crane, alat angkat yang berfungsi memindahkan dan menyusun table-table besi berisi pot. Alat ini memiliki kemudi di dekat operatornya, maju mundur, naik dan turun. di ujung bawahnya crane memiliki pengungkit untuk meraih “telinga” table. Setiap baris table memiliki crane masing-masing.

 

MG31Crane yang sedang bergerak ke tengah barisan, gerak crane tidak mengganggu table di bawahnya dan echoes di atasnya.

 

MG29
Selain penyiraman, tentu juga ada penyemprotan pestisida dan hormon yang dilakukan dengan alat ini.

 

MG30
Sprayer berlengan panjang ini akan di angkat dengan crane kemudian bergerak pelan dan sekaligus menyemprotkan bahan kimia dari nozzle-nozzle di sepanjang lengannya. Menyerupai penyemprotan yang dilakukan pesawat terbang di tivi πŸ™‚

 

MG34
Ini adalah kegiatan Drenching. Kegiatan penyiraman hormon pada media tanam. Table akan diangkat dengan crane, diletakkan pada track, kemudian digerakkan secara manual melaui alat drenching/penyiram.

 

MG36
Narsis dulu ah… :mrgreen:

 

 

Well, selesai juga jalan-jalan kita di greenhouse ini. Semoga kita dengan melihat ilmu dan teknologi yang serba automatis di greenhouse ini membuat pikiran kita sedikit terbuka dalam memandang pertanian sebagai salah satu potensi negeri kita.

Saya percaya akan ada masanya negara kita bisa semaju negara-negara besar lainnya. Amin.

 

Dalam kesempatan ini saya juga ingin berterimaksih kepada Metrolina Greenhouses yang telah memperkenankan saya untuk mengambil gambar. Juga kepada semua model baik yang sengaja maupun tidak nampang di gambar ini. Kepada teman saya Liza Claudia dan Emily Bosch atas sumbangan gambarnya.

 

Salam Kebun!