Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

It’s not about me, It’s about you…

It’s all about you, and you deserve it…

Pagi semua!

Menolong orang memang tidak mengenal waktu, tempat, siapa dan caranya. Kita pernah menolong ย Ibu kita sendiri membereskan rumah, menolong kakek tua menyeberang jalan, membantu resepsi pernikahan sahabat, menolong tetangga yang punya hajat, memberikan recehan kepada pengamen jalanan atau sekedar membetulkan letak dasi suami…*sweet dah! Bagaimana respon orang yang kita tolong?

Kalau saya.

“Prima, makasih ya sudah dibikinin, nanti lain kali jangan kapok…”

“Pim, semoga kebaikan lo dibales ya sama Alah…Amin”

“Duh jadi gak enak, makasih banyak ya mas…”

“Makasih om…” >>berasa tua dipanggil om๐Ÿ™„

 

Nah, lalu apa jawaban sahabat?

Sebagian besar orang mengucapkan, “iya sama-sama” atau bahasa planetnya: “you are welcome”

Saya sendiri pasti akan berkata seperti itu, tetapi ada hal yang ternyata sering saya ucapkan baik secara lisan atau tulisan. Saya tidak sadar sering mengucapkan kata-kata ini, bahkan pagi ini saat saya menolong teman saya, saya menuliskannya lagi di halaman chat. Selalu itu, sampai temen saya bilang: “loe banget sih…”

Saya ternyata sering mengucapkan kata-kata berikut:

“Gak apa-apa kok, itu rejeki loe…”

“Hahhaha…sama-sama, emang nasib lu aja ketemu gue…”

“Loe lagi mujur aja pas gue lagi nganggur”

“Rejeki gak kemana, you deserve it…”

dan kata-kata yang terakhir ini saya ucapkan pagi ini seperti membuat saya bercermin…

 

“It’s not about me, It’s all about you… Thanks to God who arranged ย for you”

 

Sahabat, saya merenung hari ini. Pernahkah kita berpikir bahwa Tuhan mungkin telah mengatur diri ini untuk menolong sesama. Kaki, tangan dan hati ini digerakkan olehNya sebagai perintah untuk menolong orang-orang itu.

Tuhan seperti berkata:

 

“Hey, Prima pergilah chat, di sana ada teman yang membutuhkan pertolongan, maka bantulah dia”

atau kebalikannya,

 

“Prima, aku kirimkan si A untuk menolongmu, kemudian si B akan menolongmu setelah itu, terimalah dan syukurilah berkah dan rezeki pertolonganKu”

 

Sahabat, orang yang kita tolong adalah orang yang sebenarnya menuai rezekinya sendiri. Kita hakikatnya adalah hanya perantara. Tidak sepatutnya menagungkan keakuan dan kelebihan diri sendiri. Semua hanyalah kembali kepadaNya.

Mereka datang kepada kita, Ibu, Kakek tua, pengamen, pengemis, tetangga… semua datang menuai rezeki melalui kita, tinggal bagaimana kita menyampaikan rezeki itu kepada mereka.

Jangan pernah membohongi bisikan hatimu saat ingin menolong orang. Tidaklah siapa yang berbisik kecuali Dia.

 

Seperti tumbuhan ini yang menuai rezekinya kepada matahari setiap hari๐Ÿ™‚

 

Happy Monday!

Salam Hangat!

44 responses

  1. Hmmm….

    Benar sekali Mas Prima….

    Janganpernah membohongi bisikan hati, sama saat ada bisikan, “hey Han, telpon dunk mamanya dia” (bukan mamaku) aku menelpon beliau sedang sakit danmembutuhkan suara ceriaku yang menurutnya dapat menghibur…

    Kalau ada yang bilang “terimakasih yah, sayang udah nelpon” Hani akan jawab ” nggak usah makasih, Ma. Emang udah seharusnya ”

    Makasih yah, Mas Prim udah mengingatkan….

    15 November 2010 at 8:51 AM

    • Hahhahahah…sampe lupa komen gara2 liat komennya om fir’aun๐Ÿ˜€
      Thanks pendar, trnyata banyak yang mendapat ilham di pagi hari… mari terus saling tolong menolong๐Ÿ™‚

      15 November 2010 at 5:11 PM

  2. eh, ini terjadi pagi ini lho…

    heeeee

    15 November 2010 at 8:51 AM

    • eh pendar, q ga ada nelpon aku sich?… padahal aku gi butuh suara lembutmu๐Ÿ˜€ hehehe

      15 November 2010 at 11:26 AM

      • Lebay dech Om Firaun, heeeeeee

        15 November 2010 at 4:58 PM

      • iya pendar …๐Ÿ˜›

        15 November 2010 at 10:17 PM

  3. prima gue bingung awardnya yang mana hahahahah :p anyway gue suka kata-kata lo, pada intinya ga usah berbangga hati karena pernah menolong orang karena mungkin emang rejekinya dateng dari tangan kita.

    15 November 2010 at 12:42 PM

  4. seperti malam itu yak…
    gak sengaja gw main kerumah lo..
    dan gak sengaja ngeadd ym lo
    dan di dunia ini gw yakin gak ada yang namanya kebetulan..
    semua itu terjadi karena kehendak-Nya,,
    paling geregetan,,,kalau liat orang..
    baru nolong dikit udah lebay,, (^_^)

    menolong dengan ikhlas,,
    karena dari hati,,
    karena dari ingin melakukannya,,
    bukan karena apapun..

    SEMANGAT!!!!!
    Keep Fighting Till The End!!!!

    15 November 2010 at 1:24 PM

    • Wakakkaakaa….sailormoon dateng! Monster2 pada minggir!!!!
      Sip Put… Tetap menolong orang dengan ikhlas, Semangat!!!

      15 November 2010 at 1:27 PM

    • iya … dengerin kata ‘eyang put ,,, harus ikhlas๐Ÿ˜›

      15 November 2010 at 10:21 PM

  5. it’s not about me but about u, coz HE know that my life not for me but my life for u.. u and u.. more more and more for you and YOU

    I’m not I’m but I’m is you and YOu

    have nice day

    15 November 2010 at 2:05 PM

    • *toeng! Iyain aja lha…. wkakakaakakakak.. have a nice day mbak jum..

      15 November 2010 at 2:34 PM

  6. Jumialely

    Tapi saya biasa blg, ga seberapa kok terima kasih. Halah. Ha ha ha. Padahal dah seberapa ya prim. Wekz.

    15 November 2010 at 2:14 PM

    • KkkkkKKkkkkkk… judes ni ye…

      15 November 2010 at 2:35 PM

  7. Jumialely

    Betapa indah menyambut mentari dan melepasnya di sore hari seperti tumbuhan itu

    15 November 2010 at 2:20 PM

    • Mbak jum kok sampe 3 kali komen? Saya doakan mbak jum bisa menyambut mentari dengan senyum yang memukau…*apaaaa coba memukau?:mrgreen:

      15 November 2010 at 2:40 PM

      • emang harus sekali ya prim….?? kirain boleh nge flood … hihhihihihihih

        15 November 2010 at 7:26 PM

      • Khusus mbak Jumi gak papa nge-flood, nge-tsunami juga gak papa…wkakakakkaa… gara2 dapet 3 komen berebet kaya petasan, saya lupa bales komennya si hani paling atas. wkakakakaka….๐Ÿ˜€

        15 November 2010 at 7:36 PM

  8. Betul banget mas Prim, kita ini hanyalah perantaranya.. semua Rezeki, kebaikan dan pertolongan hanyalah milikNya semata..๐Ÿ™‚

    semoga Allah SWT selalu mempercayakan kita untuk menjadi perantaranya, karena menjadi perantara sang Kuasa, adalah anugerah dan berkah tak ternilai bagi seorang hamba..๐Ÿ™‚

    salam hangat di senin sore..๐Ÿ™‚

    15 November 2010 at 2:57 PM

  9. You got it mbak!
    Salam hangat “banget” dari sini…. [sumpah ini hari yg panas…]

    15 November 2010 at 3:04 PM

  10. Saya setuju bahwa bantuan seseorang terhadap orang lainnya adalah bentuk rezeki dari Tuhan yang tersampaikan melalui tangan seorang manusia lainnya…

    Tampaknya tanpa sadar, prima telah menjadi seseorang yang bijak…. ^_^
    *sotoYsaiamulaikambuh..he..he..*

    15 November 2010 at 3:14 PM

    • Makasih mbak putri, bijak sih belom, hanya mulai pandai bersyukur…

      15 November 2010 at 4:27 PM

  11. Betul.betul.betul.

    ALLAH yg maha Indah sudah mengatur segalanya, namun satu hal yg harus dicatat, bhw alur temali yg ALLAH takdirkan itu tidak hanya satu, namun tak terhingga (soalnya kita kan gak tahu berapa.)
    Nah, tinggal kita lah yg akan memilihnya,,,,siap menjadi perantara untuk menolong, apa nggak..

    hahahaha. itu kata guru saya.

    15 November 2010 at 4:21 PM

    • Hihihiihih..kaya upin-ipin,,, makasih ya Bumi, salam kenal

      15 November 2010 at 6:08 PM

  12. ALLAH memang maha pandai mengatur segala hal di dunia ini sedemikian kompleknya.

    Nah, seperti pula saya saat ini, diatur waktunya untuk membaca postingan ini. Meraup banyak manfaat dari blog ini. Di kunjungan perdana saya. Semoga saya bisa sering mampir kemari ya.

    Salam persahabatan dari Common Cyber. Berkunjung ke Blog yang Asyik ini.

    Commoncyber โ€“ Situs online Dua Bahasa
    All about Computer, Monetize, and Cyber World

    15 November 2010 at 5:53 PM

    • Bener mas… tapi yakin blog saya asyik?๐Ÿ™„ emang udah liat semuanya?๐Ÿ˜€

      15 November 2010 at 6:09 PM

  13. Asalamualaikum…

    Mantap banget nih, manjain mata dengan berkunjung di blog sobat๐Ÿ˜›

    15 November 2010 at 9:18 PM

  14. setiap apa yang kita lakukan.. semua atas ijinnya…

    15 November 2010 at 9:37 PM

    • lama banget baru nyampe rumahku, wkakakakka… dro, ndak kemaleman tah ini???

      15 November 2010 at 9:42 PM

  15. manusia hanya sekedar perantara, kalau ada timbal balik tak lain itu hanyalah tambahan rizki…
    semoga kita bisa menjadi manusia yang selalu mensyukuri nikmat yang telah DIA berikan… amin

    15 November 2010 at 9:55 PM

  16. kadang malah ga sadar kalo udah nolong,
    romantis banget kan kalo sesama manusia itu saling menolong
    bukannya malah saling memotong.

    thank’s ya sharingnya
    meskipun bacanya siang hari
    segernya msih berasa

    16 November 2010 at 1:02 PM

    • hihhihihihi…thnaks mbak…, mungkin servernya lagi err kemaren mbak, makanya komennya gak masuk, mungkin lho ya…

      16 November 2010 at 2:16 PM

  17. ahhhh, ana bingung bacanya mas… hehehehehehe

    16 November 2010 at 1:29 PM

    • Ha?hahahahha…knapa bingung? yang mana? Mungkin saya menulis kurang terstruktur… maaf ya…๐Ÿ™‚

      16 November 2010 at 2:18 PM

      • Usup Supriyadi

        lain kali buatlah sesuai dengan kaidah penulian ilmiah bang pri…๐Ÿ˜†

        22 November 2010 at 1:07 PM

    • kalu bingung, pegangan aja Nafi’๐Ÿ™‚
      salam

      16 November 2010 at 3:15 PM

  18. Alhamdulillah, siang ini mampir disini , dapat sesuatu yg mengena sekali dihati.
    sesungguhnya semua sudah ada yang mengaturnya ya Prima.
    seperti bunda yg tiba2 kok dapat kiriman DVD film dr Prima, padahal baru sebentar kenal via blog……..๐Ÿ™‚

    kebaikan hati seorang Prima , takkan terlupakan, mungkin utk Prima sendiri hal tsb kecil atau biasa saja, tapi utk bunda ,yg menerima sungguh ruuuuaar biasa………๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€
    salam

    16 November 2010 at 3:14 PM

    • alhamdulilah rejeki bunda nyampe baca post ini, hihihihihi, rejeki dvd juga nyampe…hihihihihi…

      Amin Bunda, saya banyak menerima kebaikan orang, begitupun saya ingin orang banyak menerima kabaikan yaitu rejeki yang Tuhan titipkan ke saya… salam

      16 November 2010 at 5:19 PM

  19. wah, keren om.
    tolong menolong seolah sudah menjadi takdir yg ditakdirkan๐Ÿ˜ฎ

    17 November 2010 at 12:11 AM

  20. Tidak sepatutnya mengagungkan keakuan dan kelebihan diri sendiri.
    Semua hanyalah kembali kepadaNya.

    Gua demen banget kata-kata ini …
    Simple …
    Tapi kita (espesially : saya) suka lupa.

    Thanks Prim
    Salam saya

    18 November 2010 at 4:24 PM

    • Iya om…saya juga suka lupa… semoga kita bisa menjadi manusia yang lebih baik dan lebih baik lagi… amin…

      18 November 2010 at 6:02 PM

  21. Yah, saya hanya berdoa “Ya Tuhan, berikanlah yang terbaik untuk hamba-Mu ini” dan tentunya saya sambil melakukan yang terbaik juga.๐Ÿ™‚ Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk hamba-Nya, karena sifat Tuhan itu serba “maha”. Maha penyayang, maha pendengar, sampai maha bijaksana. Jadi sangat gak mungkin Tuhan memberikan sesuatu yg jelek pada hamba-Nya.
    Yang ada adalah manusia yang gak pernah bersyukur, kurang berusaha, dan selalu menyalahkan nasib.๐Ÿ˜

    18 November 2010 at 6:18 PM

    • Usup Supriyadi

      ameen, jangan putus asa !

      22 November 2010 at 1:09 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s