Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Night Shot

Jepretan Malam. Tidak ada yang terlalu istimewa di postingan kali ini. Hanya sedang nostalgia dengan foto-foto lama selama di Florida dan North Carolina. Di awal-awal memiliki kamera, saya merasakan ada yang sulit saat mengambil gambar di malam hari tanpa flash, selalu blur! Saya sampai harus menahan nafas untuk mengambil gambar setajam mungkin (sampai sekarang juga sih😆 ). Sampai pada kahirnya saya menyadari keberadaan tripod atau kaki kamera sangat-sangat membantu. Semenjak itu ada selalu kenikmatan dan kepuasan tersendiri setiap memotret di malam hari, It’s always-really fascinating!

Berikut saya akan ceritakan gambar demi gambar, please enjoy!

Tengah November 2008 kala itu, Florida sudah mulai sejuk. Kira-kira pukul 8 malam, saya beranjak dari student trailer, membawa tripod dan mencoba mengambil gambar di saat malam. Yah ini gambar pertama saya dengan tripod. Untuk seorang pemula, saya sendiri takjub dengan hasil yang lumayan ini. Saya menggunakan mode A (Aperture) dengan ISO auto, kala itu saya belum terlalu bisa mengutak-atik setting kamera, jepret-jepret pun berlanjut…

Ini adalah pemandangan dari depan trailer, saya mempunyai dua gambar serupa, gambar pertama di ambil tanpa timer-masih dengan tripod-dan hasilnya: sedikit blur. Di sini saya belajar even little hand shake could be a disaster!😆 jadilah saya prefer pakai timer. Tahapannya menjadi; atur tripod, focus, timing dan jepret!

Hahahahha…. That’s me! Itulah gunanya tripod, selain anti-shake, juga bisa membuat pelaku bebas berekspresi.:mrgreen:  Pengambilan gambar di malam hari dengan mode A pada saat itu kebanyakan akan membuat waktu pengambilan gambar lama, bisa 2-10 detik, sampai “jepret” selesai. karena itulah objek bergerak akan mengalami blur “undeniable” seperti awan di atas trailer ini yang pada sekian detik pun masih mengalami pergerakan.

Yup, atraksi kembang api ini adalah andalan Magic Kingdom, one of kingdoms in Disney World, Florida. Atraksi berdurasi lebih dari 30 menit ini sempet bikin saya bengong sampai lupa harus mengambil gambar, hahahahah… Kala itu saya tidak menggunakan tripod (ya iya lha ribet), maka saya andalkan jurus tahan nafas, hahahahah… dengan mode auto -without flash, lumayan bisa mengabadikan moment ini meskipun tidak sempurna.

Sekarang kita ke Ford Lauderdale, kawasan “Venice of America” di utara Miami ini menjadi rumah bagi acara TPIE, Tropical Plant Industry Exhibition, sebuah ajang pameran besar di Florida. Beruntung saya bisa diajak perusahaan tempat magang untuk ikut membantu di acara ini. Di atas adalah Jembatan Ford Lauderdale yang melintasi kanal besar yang bisa dilewati oleh perahu dan kapal besar, tidak heran, jembatan ini bisa “buka-tutup” seperti di film2…hahahaha… (saya sempet kaget liat jembatan siang bolong tiba2 mangap! udik banget!)

Nah kalo ini hotel tempat saya menginap di Ford Lauderdale. Kalau siang biasa saja kelihatannya, pas malam, Wow… langsung saya kerahkan jurus tahan nafas! :p The management knows how to make a beautiful scape! Pohon aja di lampuin…wakakakakak…

Nah ini pemandangan di depan gedung acaranya. “Sailfish” menjadi logo gedung ini nampang didepan gedung dengan gagahnya. Gambar ini di ambil selepas senja. Dari jauh kita bisa lihat jembatan yang bisa mangap itu…hahahahha…

7 january menjadi Christmas bagi pemeluk Russian Orthodox. Makan malam bersama pun menjadi hal yang selalu dilakukan. Teman-teman saya Ukrainian mengajak saya untuk hadir dalam jamuan ini, serius ini gratis dan makanannya khas! Sangat unik dan pastinya enak! Sudah gitu pulangnya kita disuruh bawa banyak kue, wakakakakakak…. Foto ini diambil saat saya tiba di lokasi selepas senja. Tiba2 ingin mengambil gambar gereja berkubah khas rusia ini. Berhubung tidak ada tripod, saya pakai cap mobil seseorang, pasang timing, dan jepret!

Kita pindah lokasi, di tempat saya yang kedua di Huntersville, North Carolina. February 2009 saat itu, salju sudah turun tanpa ampun. Beranjak dari ruangan hangat di dalam boys house ini, saya pergi keluar gotong2 tripod ingin mengabadikan malam bersalju. Masih dengan mode A, pengambilan gambar ini bisa dikatakan cukup lama waktu jepretnya, padahal saya sudah menggigil… brrrrrr…..quite romantic for me!

Inilah penampakan lengkap boys house! Tempat tinggal student cowok yang magang di Metrolina Greenhosues. Meskipun terlihat kecil dari luar tetapi rumah ini mempunyai basement yang luas dengan 4 kamar, hahhahaha… Diambil saat spring Maret 2009, kala rumput-rumput mulai tumbuh namun udara di luar masih cukup dingin buat saya. Diambil dengan mode A seperti biasa. again, It’s romantic!

6 responses

  1. wahh siip siip nie prim..

    5 October 2010 at 7:45 PM

    • sip sip apaan? wkakakakakak….

      5 October 2010 at 7:55 PM

  2. Nice atmosphere shot!

    Sedikit saja handshake maka yang terjadi adalah adanya efek kaca!he he he he

    bagus bgt kok, aku suka malam..kapan2 potret bintang buat aku yah😉

    6 October 2010 at 2:50 PM

  3. makasih inspirasi dan keindahan malamnya ..

    27 October 2010 at 10:53 PM

    • sama-sama mas Hp..🙂

      28 October 2010 at 6:18 AM

  4. Mirra

    keren bgt sumpah🙂

    12 June 2012 at 8:37 AM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s