Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Archive for October, 2010

What a Life!

Ya Tuhan, hari ini ntah kenapa rasanya gue jadi melow abis! males kemana-mana, mau berenang gak jadi, mau jalan-jalan males, di FB pasang status ala dementor, menyerap kebahagiaan gw sendiri! Ngeliat inbox tiap menit; KOSONG! hari-hari kok sama-sama aja, no job! Bagi gue, tiap hari adalah akhir pekan, tiap hari nunggu ada berita “ajaib”, tiap hari cuma berharap dalam hati dan berkata “sabar prim, waktunya akan datang” *Fiuh! Someone need to stop all these sh*t!

Untungnya masih ada kegiatan yang mereka bilang blogwalking. Mampir ke blog orang cari artikel yang kira-kira bisa menghibur diri, untung-untung dapat blog yang ngadain quiz berhadiah, bisa ikutan, kalo gak ya bisa kasih komen sambil curcol :D. Benar-benar ternyata acara ngeblog-ngeblog seperti ini cukup meringankan beban mental orang-orang jobless kaya gue, tapi kadang gue nyasar ke blog yang isinya serius abis…alhasil jidat gue berkerut, bibir monyong, ngangguk-ngangguk, dalam ati: ini yang bikin blog sadis juga, gue sampe berasa di dalam ruang sidang skripsi! Waakakakkaka…

Back to topic, hari ini rasanya hidup ini begitu berat buat gue yang terperangkat dalam rutinitas gak jelas, banyak teman yang ngasih support dengan ucapan dan komen di FB, ada yang dengan mengirimkan job vacancy tiada henti, ada yang sekedar ajak chatting hahhihi, bahkan sms gak jelas bertubi-tubi dengan alasan tarifnya gratis!

Thanks buat temen-temen gue yang sudah capek liat gue terus seperti ini*pede! Satu komen yang cukup mengena hari ini: Kalau usaha sudah maksimal, mungkin kurang kuat doa-nya… Mungkin bener juga? Hari ini gue belajar untuk tidak hanya mengeluh dan mengeluh, gue mikir emang usaha rasanya belum maksimal, doa juga (pasti) gak maksimal. Kalau gue sedih terus apa iya tuh kerjaan datang sendiri? NO! daripada sedih-sedihan lebih baik do something useful, bagus-bagus bikin orang lain senang…

Gue percaya akan tiba waktunya gue akan sesibuk kalian-kalian yang ngeblog abis pulang ngantor, yang butuh atur waktu buat bikin postingan dan balas komen, hmmmm… I just need to wait a bit more. World is always spinning, and I am still fine *gak nyambung!

Well, hasil jalan-jalan gue di dunia maya kali ini, coba liat!

What a life! Boring and desperate!

Makin bikin gw down liatnya…

terus ada lagi…

Totally irritating!

I feel like I do not have a life… Mengenaskan….

*

*

*

Hey, Life is never flat! Dunia selalu berubah…

T A D A  !

 

Yeah! This one is much better! Mantap cuy!

dan ini juga…

*

*

Hmmm… sekarang gue merasa jauh lebih baik… let’s sleep!

Good nite Sobat Blogger…

😀 😀 :D… HahahahHahahaha… 😀 😀 😀


Ngerjain Temen dengan Edit Foto

Pernah gak sahabat blogger ngerjain temen dengan foto? maksud gue di sini, photo normal yang diedit sedemikian rupa dengan olah digital yang bikin si korban geleng-geleng gubrak, dan bikin yang liat ngakak abis!

Pada banyak kasus, foto wajah biasanyanya dibikin pencong sebelah, bengkak, atau bahkan dijadikan mirip banci atau monyet atau apa lha… tidak sedikit pula yang dipadukan dengan gambar lain seperti sedang memeluk artis yang mukanya ancur, atau mengganti wajah artis dengan wajah korban. Yah intinya tujuannya sama, becanda atau ngerjain orang. *tega!

Tapi hati-hati juga dengan kegiatan usil seperti ini, kadang kala tidak semua korban berpikir kalau hal itu cuma sekedar main-main, salah-salah si korban bisa marah dan berakibat retaknya pertemanan. Jadi pandai-pandailah memilih korban dan menfilter topik editan, kalau kira-kira orangnya adalah orang dengan image terhormat, jangan edit foto dengan membuat image nya jatuh… bisa-bisa kita jadi kena damprat!

Gue sendiri ternyata pernah melakukan hal ini, dan berhasil! [berhasil tanpa bikin konflik]. Well, hari ini sebenernya gue bingung mau posting apa, jadi saat beres-beres folder gambar-gambar buat FB, eh menemukan satu foto editan lucu, hmmm… gue akhirnya coba kumpulin yang lain, hmm, lumayan ada 3! artinya sudah 3 kali gue bikin foto editan lucu buat ngerjain temen di FB. Syukurlah gak ada yang berakhir huru-hara, meskipun menuai komen yang panjang, hahahahaha… Check these out!

Judul : Nice River

Ini  foto temen yang lagi asyik tubing, ceritanya mau pamer how fun it was… tapi dengan foto ini, jadi kebayang how brutal it’s gonna be… 😀

 

Judul: Sudah Focus!

Hahahahaha..kalo yang ini ceritanya si korban pasang foto ini mau pamer sunglasses Oakley-nya yang super mahal, cuma dia bilang sayang fotonya gak focus—ke logo oakley-nya. Eh, muncul ide brilliant gue buat menfocuskan! Sekarang fotonya jadi benar-benar focus ke logonya, meskipun ada bonusnya! Hihihihiihihiii…. next,

 

Judul: Rame-Rame

Ini foto yang diambil saat jalan-jalan di wisata kota tua Jakarta, tepatnya di Museum Wayang. Awalnya foto ini sudah sempurna hanya saja ada kantong kresek hitam di sebelah kanan yang mengganggu pemandangan. Semua orang pada komplain buat ngilangin benda sial itu. Nah, akhirnya gue edit dan hilanglah kantong kreseknya, dan sekarang jadi benar-benar RAME! wkakakakaak…. quiznya: berapa jumlah penampakan dalam foto ini? 😀

 

Bagaimana? pada tertarik ngerjain temen seperti ini? hihihihhihiiii…*otak usil!

Banyak cara membuat senyuman, bisa dari hal-hal kecil dan unik seperti ini, tapi resiko-resiko aneh setelahnya gue gak tanggung ya! Wakakakka…*canda!

Mari membuat orang tersenyum hari ini! Salam jepret!

PS: Bagi teman-teman yang wajahnya nampang di postingan kali ini, gue minta  keikhlasannya. Lumayan kali bisa nampang gratis! Wakakakakakak….

 


Bebek Aja Bisa… [Indonesia Bersatu]

Selamat Hari Sumpah Pemuda! Ayo satukan hati dan tekad!

Jika bebek-bebek muda ini saja bisa bersatu padu menuju Negeri Bhinneka Tunggal Ika, mengapa kita tidak?

Kita memang beda, tapi arah tujuan kita sama, Indonesia Jaya!

***

 

Artikel  ini diikutsertakan pada Kontes Iklan Indonesia Bersatu di BlogCamp

Semoga Menang!


Deliver Us [for Indonesia nowadays]

Hari ini saya mainkan lagu-lagu playlist “Soundtrack” di laptop saya. Senang rasanya mendengar alunan-alunan musiknya, dan entahlah saya selalu tersentuh dengan lagu Deliver Us dari OST Prince of Egypt, film animasi lama yang menceritakan perjalanan hidup Nabi Musa, seorang “deliverer” bagi kaumnya menuju kehidupan yang jauh lebih baik, jauh dari perbudakan kerajaan mesir. Film dan lagu-lagunya sangat indah dan menyentuh.

Saya pun tiba-tiba merefleksikannya dengan keadaan negeri kita saat ini. Bencana alam yang datang silih berganti, belum lagi masalah-masalah terpaut politik dan lain sebagainya yang tidak ada habisnya. Rasanya, tidak ada tempat memohon pertolongan selain kepadaNya, karena segalanya berasal dan kembali dariNya.

Tuhan, kuatkan kami, tunjukkan kami jalan menuju kebaikan dan kedamaian, datangkanlah pemimpin pemimpin bangsa, deliverer-deliverer sejati,  yang mampu menghantarkan kami menuju tempat yang kami rindukan. Deliver Us!

Deliver Us

OST Prince of Egypt

 

[Egyptian Guards]

Mud…Sand…Water…Straw…Faster!

Mud…And lift…Sand…And Pull

Water…And raise up…Straw…Faster!

 

[Slaves]

With the sting of the whip on my shoulder

With the salt of my sweat on my brow

Elohim, God on high

Can you hear your people cry:

Help us now

This dark hour…

 

Deliver us

Hear our call

Deliver us

Lord of all

Remember us, here in this burning sand

Deliver us

There’s a land you promised us

Deliver us to the promised land…

 

[Yocheved]

Yal-di ha-tov veh ha-rach

(My good and tender son)

Al ti-ra veh al tif-chad

(Don’t be frightened and don’t be scared)

My son, I have nothing I can give

But this chance that you may live

I pray we’ll meet again

If He will deliver us

 

[Slaves]

Deliver us

Hear our prayer

Deliver us

From despair

These years of slavery grow

too cruel to stand

Deliver us

There’s a land you promised us

Deliver us

Out of bondage and

Deliver us to the promised land…

 

[Yocheved]

Hush now, my baby

Be still, love, don’t cry

Sleep as you’re rocked by the stream

Sleep and remember my last lullaby

So I’ll be with you when you dream

 

River, o river

Flow gently for me

Such precious cargo you bear

Do you know somewhere

he can live free?

River, deliver him there…

 

[Young Miriam]

Brother, you’re safe now

And safe may you stay

For I have a prayer just for you:

Grow, baby brother

Come back someday

Come and deliver us, too…

 

[Slaves]

Deliver us

Send a shepherd to shepherd us

And deliver us to the promised land

 

[Yocheved]

Deliver us!

***

>>>>Download Deliver Us DI SINI<<<<


What Kind of Artist are You?

Iseng-iseng browsing di internet, gue nemuin gambar unik seperti quiz sederhana. Let’s check!

Gue coba neh…hmmm… gue ternyata “cartoonist”, hmmm..tapi bisa juga “photo-manipulator”, bingung juga jadinya…

Gue sendiri sebenarnya bisa di bilang cukup punya bakat dalam seni, jiaaahhh… ya tau lha dikit-dikit tentang persepsi dalam seni. Semua berawal dari jaman gue masih di bangku taman kanak-kanak, gue dah diexploitasi oleh guru untuk mengikuti lomba-lomba lukis, hasilnya not bad… 3 besar pokoknya, gue udah lupa. Hobi menggambar ini terus berkembang cukup pesat selama sd-smp, beberapa lomba diikutin, rata-rata membuahkan hasil yang tidak mengecewakan.

Pengaruh maraknya komik-komik jepang tahun akhir tahun 90-an juga membuat gue doyan menggambar komik, dari komik lucu sepeti doraemon, sampe yang mata belok ala sailormoon :mrgreen: Gak jarang gue diminta temen buat gambar di kertas terus hasilnya sampe di laminating, padahal cupu banget 😛 Gak jarang juga gue kena panggil guru gara-gara di buku sekolah gue bagian paling belakang pasti ada gambaran-gambaran, yang pasti out of topic dengan pelajaran. Paling parah ngomelnya guru PPKn. Gue gambar cewek yang bodinya kemana-mana! *ya iya lha 😀

Saat smp gue mulai produktif bikin lukisan pake pastel dengan ukuran besar sebesar karton, lumayan sampai sekarang hasilnya masih di pajang di rumah, kalo sekarang di liat-liat, lukisan itu cupu abis, ngakak gue liatnya, keliatan lukisan anak-anaknya. Kapan-kapan deh gue tampilin di sini *narsis abis. Nah pas SMA gue gak terlalu banyak gambar atau ikut lomba, paling banyak gambar sendiri terus dikasih ke sodara buat dipajang. Sedangkan pas kuliah gue seneng bikin poster anime berukuran besar. Ntah lha kemana poster-poster itu, sebagian besar gue kasih ke temen-temen kostan sebagai kenang-kenangan.

Dan sekarang… Gue dah mengenal kamera dan mulai belajar edit photo pake photoshop, gak heran akhirnya hobi gambar sudah mulai gue tinggalkan. Yah, sampai akhirnya gue bikin blog photo-photo ini. Terkadang kangen pengen menggambar lagi atau belajar lukis di sebuah art school. Pernah juga terpikirkan, dengan background pertanian gue, gue pingin jadi Botanical Artist, itu tuh profesi menggambar tanaman secara taksonomi dengan ketelitian tingkat tinggi. mantap! Tapi ntah lha, mungkin itu salah satu dari impian gue yang belum terwujud sampai sekarang. Well, jalani aja lha hidup ini, sambil bermimpi dan tetap terus berkarya. 😀 Salam Corat-coret!


Bawalah Cintaku

Tada! Akhirnya selesai dan akhirnya gue juga dipaksa menarsiskan diri di kontes yang diadain Pakde Cholik cs 😀

Di luar kontes ini, gue emang suka lagu ini. Oh ya, you might download the song using the following link! 😉

 

Bawalah Cintaku

by Afgan

 

Sempat tak ada lagi
Kesempatanku untuk
Bisa bersamamu

Kini ku tahu
Bagaimana caraku
Untuk dapat terus denganmu

*

Bawalah pergi cintaku
Ajak ke mana pun kau mau
Jadikan temanmu
Temanmu paling kau cinta

Di sini ku pun begitu
Trus cintaimu di hidupku
Di dalam hatiku
Sampai waktu yang pertemukan
Kita nanti

***

 

<<Lagu Afgan – Bawalah Cintaku DOWNLOAD DI SINI >>

 

>>>>>>Foto ini diikutsertakan pada Kontes Lagak dan Lagu di BlogCamp.

SEMOGA MENANG!!! 😀


Camera Handphone? Let’s try!

Hari ini iseng-iseng saya melihat DVD back-up dari laptop yang lama, Wah, saya menemukan folder yang berisi foto-foto yang saya ambil semasa kuliah dengan menggunakan kamera handphone, tepatnya SE K750i. Saya ingatwaktu dulu, k750i sudah menjadi handphone kebanggan dengan kamera yang memukau bagi saya, hasilnya bisa di adu dengan kamera 2Mpix yang lain. Intinya kamera k750i ini sudah cukup memuaskan keinginan saya dalam urusan jepret-jepret.

Saya pun melihat satu demi satu kumpulan foto-foto tersebut, *wak! hahahahahha… sekarang foto-foto itu tampak mengenaskan, bukan karean si foto berubah jadi jelek, tetapi karena kebiasaan saya yang sudah berubah menggunakan DSLR membuat hasil kamera k750i tampak jauh lebih buruk, ya iya lha, masa jauh lebih bagus. 😀

Saya pun iseng-iseng mengambil beberapa foto yang saya anggap bagus, kemudian saya coba edit dengan photoshop. Hasilnya? Nice! Kekuatan editing telah banyak meningkatkan “nilai” dari foto tersebut :D, Jadi jangan minder bagi yang hanya punya kamera HP, selalu ada jalan menuju roma, selalu ada jalan menghasilkan foto yang bagus. Akhirnya 10 foto saya edit hari ini, lumayan bisa untuk wallpaper atau koleksi semata. Acara reuni saya hari ini dengan foto-foto lama dari kamera HP tidak mengecewakan. Pada gambar saya menampilkan dua gambar sebelum dan sesudah edit. Editing yang saya lakukan seputar pada warna, level, blur dan, sharpen. Cekidot! Anda juga pasti bisa! 😉

**Maklum saja jika foto-fotonya seputar tanaman, karena emang saya anak pertanian 8) , kalau handuk pink dan biru itu adalah properti di kost-kostan.. 😀

 

Nah, ternyata kamera HP pun bisa juga unjuk gigi kan? Keep Hunting! Salam Jepret! 🙂


Gak coba PNS?

Bosan dengan photoblogging, kali ini gue bikin kategori baru yaitu “obrolan”, menceritakan hal-hal sederhana yang terjadi seputar hidup gue [terinspirasi dari blog-blog orang juga nih]. Yah, sekedar meramaikan isi blog saja. Untuk kategori ini gue sengaja gak pake “saya”, biar keliatan lebih santai, dan gue juga gak tegang nulisnya, heeee. Cekidot!

 

Gak coba PNS? Pertanyaan paling populer selama dua bulan terakhir yang masuk telinga gue. Fiuuhhhhh…. PNS–pegawai negeri sipil seperti menjadi kerjaan yang di-idam-idamkan seluruh penghuni kota kecil ini, kenapa ya?

Berawal dari nasib gue yang terjerumus dalam Ikatan Pengangguran Indonesia *halah, gue sekarang stay di rumah orang tua di sebuah kota kecil di Kalimantan. Well, gue pikir akan jadi tempat yang nyaman untuk menenangkan diri setelah 6 bulan gue diperbudak lahir bathin di sebuah perusahaan di negeri Sultan Bol*iah. Maksud hati sambil istirahat haha-hehe gue bisa sambil nunggu panggilan kerjaan, naasnya ntah nasib gue yang lagi kelam atau gue nya yang kena santet, tak satupun lamaran yang berbuah panggilan, Damn! Ada beberapa yang jelas-jelas menolak, sisanya hilang perlahan tanpa isyarat apa-apa. Padahal gue dah pede abis bakal dipanggil at least salah satu atau salah dua. Emang belum rejeki, kata mamah… Ya sudah lha, gue akhirnya tiap hari lebih banyak duduk manis depan laptop dengan wajah sok sibuk. Bukan cari kerjaan sih, tapi ubek-ubek photoshop! 😀

Sekitar dua bulan yang lalu, ada temen deket papa datang ke rumah. Awalnya sih cuma ngobrol biasa sama papa. Dia tiba-tiba ngeliat ke gue yang lagi asik nungging melototin laptop di meja antik tempat gue biasa ‘sok sibuk’.

Temen papa (TP): Si Prima belum kerja lagi pak?

Papa (P): belum tuh, lagi nunggu panggilan katanya.

TP: Gak coba PNS pak. Sekarang banyak buka pendaftaran.

P: oh gitu?

TP: Iya, kalo seperti prima ini bisa cepat jadi kabag, nanti dapat tunjangan mobil, ini, itu, bla,bla…

P: Hmmm…saya sih terserah anaknya…

TP: [tiba-tiba bicara ke gue] Prima jurusan apa?

Gue: pertanian om…

TP: Wah gampang itu, nanti saya bilang ke Bapak Bupati biar dititipkan… [si om ini emang dekat dengan pak bupati]

Gue: hah? [mangap]

Baca kan gimana tuh om semangat banget mengorbitkan gue sebagai PNS dengan beckingan bupati! Catet BUPATI *Wak! Setelah hari itu, tiap dia ke rumah, ditanya lagi, dengan pertanyaan yang sama, jadi PNS nya? Udah berubah pikiran? Bisa di atur kok.Duh! Gue dah pernah bilang ke ortu dan mungkin ke semua temen deket gue. PNS is my last choice. Dan emang gue gak pengen jadi PNS. Ntah lha…

Pernah juga sekali gue nganter mamah ke rumah temennya yang suaminya juga dekat ma Bupati, katanya sih temen maen-nya Pak Bupati. Dan lagi-lagi pertanyaan serupa. Dengan “backingan” yang sama pula. Bahkan dia expan tawarannya sampe ke bidang pariwisata atau tata kota, cuma gara-gara gue pernah di luar negeri. Gak nyambung jek! Dan seperti biasa gue cuma jawab: gak om—sambil nyengir kuda. Dalam ati: haduh, gak ada topik lain apa??? Temen gue yang gue ceritain bilang kenapa gak diambil aja? Chance nya gede! Gue Cuma bisa diem: whatever.

Urusan tawar-tawaran ini berbuntut sampai ke dunia perchit-chetan… Gue yang dalam status nganggur membuat gue rajin online, dan temen gue yang sudah kerja di salah satu departemen di Jakarta ngajak chat di FB, of course dia sudah PNS. Obrolan seputar kerjaan akhirnya sampai pada tawaran untuk ikut CPNS! Gue dengan tegas menolak. No, Big No. Dia tanya kenapa?

Gue bilang aja sekenanya: yah, lu kan tau gue seneng kelayapan kesana kemari, kalo bisa ke luar negeri lagi, kalo jadi PNS repot kayanya. Dia membela diri dengan segala alasan masuk di akal yang bikin gue–kepanasan. Intinya gak ada alasan buat nolak PNS. *grrrrr…. Akhirnya gue jawab aja dengan jawaban asal yang bikin dia sakit ati [I hope no, but I did] : Lu tau kan PNS itu image-nya kaya apa. Gue males ah jadi PNS yang cuma gitu-gitu aja. Gak menantang cuy! Yeah, pasti dah tau kelanjutannya. Dia bete abis, pura-pura sibuk dan ninggalin chattingan. Parahnya lagi setelah kejadian itu, dia gak pernah nyapa gue lagi. Duh! Gara-gara ginian doang bikin urusan silaturahmi retak! Huh! Buat temen gue yang gue maksud, sori bro, gue gak maksud menyakiti hatimu.  😉 Oh iya, abis kejadian chat itu, gue curhat lha ke temen gue yang lain tentang perhelatan yang baru terjadi, temen gue itu malah bilang: Dodol lu, dah tau dia PNS malah ngomong kaya gitu, in this case, lu yang salah! *damn!

Ibarat kena panas berlebihan, rambut gue serasa makin keriwil gara-gara fenomena PNS ini. Gak habis sampai di situ. Pakde gue yang di jawa tiap nelpon bilangnya gini: Duh, prima itu sekarang maunya gimana? Apa ndak coba cari kerja yang biasa2 aja, kaya PNS. *wak! Sama aja!

Waktu gue sama si mamah ke puskesmas, tiba-tiba waktu gue lagi diperiksa di dalem, si mamah di luar udah ngobrol ma pegawai puskesmas, pas gue beres, tiba-tiba si bapak pegawai tanya: Pertanian ya dek? Bentar saya lihat kapan regisrasi CPNS buat pertanian… Gue: melotot ke si bapak, terus gantian melotot ke si mamah! Pokoknya di setiap sudut gue pergi pasti aja ada kata-kata PNS, di pasar, di acara selamatan, di warung, dan yang konyol lagi waktu gue lagi jogging ada bapak-ibu yang manggil gue yg lagi lewat di depan rumahnya.

Mereka: Lho anaknya pak…[nyebut nama papa] ya?

Gue: iya om…[sambil megap2, kan jogging]

Mereka: Sudah lama disini? Baru tau saya…Kerja ?

Gue : gak om, lagi nunggu kerjaan…

Mereka : Gak nyoba PNS ?

Pala gue tiba-tiba berputar-putar, napas makin gak jelas, akhirnya gue pamitan dengan alasan udah mau gelap. See… gue rasa gue dah kena kutuk ma temen gue yg PNS itu! *tobat

Sampe rumah, gue cerita ke mamah perihal kejadian ini. Si mamah yang biasanya cuma iya-iya aja, tiba-tiba bilang: PNS gak jelek-jelek amat kok prim, apa gak di coba dulu? *TIDAAAAAKKK! Si mamah juga jadi ikut-ikutan. Kayanya badai PNS di lingkungan sekitar sempat membuat si mamah berubah haluan. Fiuhhh.. terakhir mamah malah bilang: kalo di sini yang pada jadi PNS itu cepet dapet jodoh. [no hope]

Belum lagi sekarang di milis anak-anak kelas banyak yang kirim tentang pendaftaran CPNS 2010, full, komplit dan unrated! —-gue pikir cuma di kota kecil ini yang heboh, rupanya seputar Jakarta juga… Ada apa gerangan? Ada program khusus pemerintah apa? Pekan Raya PNS?  😀

Jadi sekarang makin lama makin jenuh. I am over it. Tiap ketemu bapak-bapak ntah siapa, pasti deh pertanyaanya nyerempet ke arah-arah itu. Kalo gak seputar jodoh [10%], ya seputar kerjaan [90%], dari 90% itu 100% ngomongin PNS! Jadi teringat suatu hari gue ke rumah temen yang suaminya PNS, gue curcol tentang fenomena PNS sebulan terakhir yang gue alami. Dia bilang: jangan lha eman-eman, saya saja pengen keluar. Saya jadi gak kreatif! [nah lho]

Selain itu dia juga malah bilang hal-hal yang gak mungkin gue tulis disini, takut di tuduh SARA! Gue semakin berpikir, bahwa memang kayanya PNS bukan buat gue. So, sekarang rasanya sudah mulai bisa  agak santai menanggapi pertanyaan-pertanyaan itu. Gak coba PNS? gak dulu—sambil ngupil. *plak

PS: Bagi para PNS, mohon maaf jika terdapat kata-kata yang kurang berkenan dalam tulisan saya. Saya tidak bermaksud mengurangi kemuliaan darma seorang abdi negara. Semangat! 🙂


Takisung Beach

Pantai Takisung. Sore itu sekitar pukul 3 ada tetangga yang mengajak jalan-jalan ke pantai takisung, pantai terdekat dari Pelaihari, KalSel, kira-kira 20 km arah ke selatan, setengah jam perjalanan dengan mobil. Pantai ini sudah cukup tua dari segi popularitas, namun bagi saya: The worst beach I’ve ever seen! LOL. Yeah, selain airnya yang tidak jernih, pasirnya berwarna kecoklatan dan berlumpur, air pantainya terkadang berbau amis, ntah lha kenapa pantai takisung ini sangat tercemar. 10 tahun lebih mungkin saya tidak mengunjungi pantai ini, banyak hal berubah, akses jalan dan fasilitas wisata cukup membaik, tapi yang pasti menurun dari segi kualitas alam :D, Ayo ikut saya jalan-jalan!

Tiba di pantai itu, saya sempat duduk terdiam di dekat parkiran mobil melihat jauh ke arah pantai… benar-benar tidak indah! 😀  Tepat di depan saya, sekelompok anak remaja tanggung asyik bermain sepak bola, menarik juga untuk di jepret… perburuan di mulai…

 

Setelah puas dengan foto-foto bola, saya beranjak ke arah jembatan yang melintasi sebuah muara sungai… kala itu matahari sudah mulai turun, langit mulai menguning dengan sedikit awan mendung, pantai sedang surut rupanya… Saya pun mengambil foto dari atas jembatan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika terus menuruni jembatan, akan tampak beberapa kios di tepi jalan milik penjual oleh-oleh, seperti kerajinan pantai dan ikan asin dan olahan laut…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Matahari sudah tenggelam, langit semakin membiru dan tertutup mendung, sepertinya akan hujan… saya beranjak mendekati pantai…

Kali ini anak-anak kecil asik bermain bola…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Benar saja, langit semakin gelap, angin berhembus kencang, kami pun pulang,

ditemani hujan selama perjalanan pulang….


Dream?

Mimpi itu percaya. Percaya bahwa suatu hal mungkin terjadi. Orang sering bilang: “Stop dreaming!” tapi pada kenyataannya, dunia ini besar dari mimpi. Mimpi Galileo tentang bumi yang tak berujung dan berbentuk bulat, mimpi James Watt tentang komunikasi jarak jauh, mimpi Edison tentang dunia yang terang di malam hari, dan mimpi-mimpi orang terdahulu yang membesarkan dunia ini, sekarang tanpa keraguan kita mengatakan: Mereka tidak bermimpi. Lalu kenapa harus berhenti bermimpi? Aku tidak ingin menjalani hidup apa adanya, let it flow mereka bilang, tanpa mimpi, tanpa kesan dan berakhir dengan pusara. Aku ingin melihat setiap sudut dunia, berkelana dengan orang-orang tersayang, melihat keindahannya yang tak bertepi, meresapi berkah yang Tuhan ciptakan, dan melakukan satu hal baik dan sederhana di setiap tempat. Mengajar anak-anak membaca di pegunungan Nepal, membantu korban bencana di Haiti, menanam pohon di Afrika Barat, atau sekedar bercanda dengan penderita HIV di Papua. Hmmm, terdengar menyenangkan bukan? 😀

 

 

diikutsertakan dalam Dream Competition di blog-nya Atanotoo

Semoga menang!


Let’s visit a zoo!

Ayo berkunjung ke kebun binatang! Kira-kira setahun yang lalu, saya mendapat kesempatan jalan-jalan ke Kebun Binatang di US, North Carolina Zoo. Kebun binatang ini mendapat peringakat satu di US dalam kategori kebun binatang dengan habitat terbaik, yang artinya penyediaan tempat hidup binatangnya dianggap paling alami dan paling sehat untuk binatang yang hidup di dalamnya. Tidak heran jika kebun binatang ini mempunyai luas yang cukup membuat saya terengah-engah saat mengelilinginya. Setiap binatang ditempatkan di ruang terbuka dengan luasan yang sangat layak. Sangat berbeda dengan kebun binatang di negara kita.

Atraksi kebun binatang ini tidak hanya seputar binatang di kandang yang luas, tetapi juga tersedia arena permainan anak, atraksi untuk semua umur, kantin yang nyaman dan luas dan sarana transportasi gratis antar lokasi yang menyerupai kereta safari (Kebun binatang ini jika tidak salah terpisah menjadi 4 lokasi).

Berikut ini beberapa oleh-oleh dari kebun binatang tersebut dengan sentuhan olah digital. Beberapa gambar juga diambil di Indonesia, sekedar meramaikan tema Zoo kali ini. Please Enjoy!

PS: Dalam postingan kali ini, saya mulai menggunakan frame hitam pada foto, niatnya agar gambar terlihat lebih bagus. 😀 terinpirasi dari foto-foto photographer senior di facebook. Mohon opini dan sarannya.

 

Semoga di masa depan, negara yang luas ini juga memiliki kebun binatang yang mempunyai habitat yang layak dan bisa dibanggakan di mata dunia. Dengan kekayaan alam kita dalam keanekaragaman fauna harusnya menjadi poin plus yang memacu kita untuk mampu melakukan konservasi berkualitas yang berwawasan pendidikan dan kelestarian. Jika negara lain bisa memberikan tempat tinggal terbaik bagi binatang-binatang kita, kenapa kita sendiri tidak bisa? 🙂


Mini Garden in Pot! It’s easy!

Taman mulai menjadi kebutuhan sekunder pada masa sekarang. Setiap rumah idealnya memiliki halaman yang diatur dan dihias sedemikian rupa dengan soft element dan hard element sehingga menciptakan pemandangan yang cantik dan menyejukkan pandangan orang yang melihatnya. Orang-orang dengan pendapatan tinggi pun tidak segan-segan merogoh kocek yang tidak sedikit untuk merombak rumah elite-nya dengan sentuhan taman luas yang bernilai seni dan keindahan.

Lalu jika kita tetap ingin membuat taman, bagaimana menyiasati halaman rumah kita yang tidak terlalu luas? Atau kita hanya tinggal di apartment yang hanya bermodalkan balkon kecil? Mungkin taman mini dalam pot menjadi salah satu solusi untuk tetap tampil alami dan menarik dengan keterbatasan ruang terbuka yang kita miliki.

Apa itu taman mini? Sebagian orang menyebutnya dish-plant, atau dish garden, adalah taman kecil yang dibuat di dalam pot dengan memadukan elemen-elemen yang (juga) berkukuran kecil namun tidak kehilangan unsur artistiknya. Kelebihan taman mini ini selain dapat dipindah-pindah, juga lebih mudah dalam perawatan (karena kecil dari segi kuantitas), dan dapat dijadikan sebagai indoor garden dalam rumah kita. Namun ketelitian dan ketekunan tetap menjadi kunci utama keberhasilan taman ini, orang yang tidak mampu bekerja dengan sesuatu yang detail tidak akan mampu merawat, apalagi membuat taman mini ini, hehehehhee….

Dengan sedikit bekal selama kuliah di program hortikultura, berikut saya akan berbagi pengalaman cara membuat mini garden ini. Bahan yang digunakan digolongkan menjadi 4 besar yaitu: pot, medium, tanaman dan batuan/hiasan.

Pot, umunya yang yang digunakan sebagai taman mini adalah pot yang permukaannya luas dan tidak terlalu dalam, pot tipe seperti ini umumnya digunakan untuk tanaman bonsái. Bahan pot yang digunakan bisa apa saja, tetapi umunya semen dan keramik. Sedangkan ukuran dan warna bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan, ini tergantung bagaimana kita memadupadankan warna pot , tanaman, dan lingkungannya. Saya sendiri lebih senang memilih pot keramik berwarna gelap.

Medium, atau media tanam, terdiri dari kompos atau media tanam siap pakai. Jika kita malas membeli, kita bisa mengambil tanah di halaman yang di campur tanah bekas bakaran sampah hijau. Kelebihan media tanam siap pakai biasanya jauh dari penyakit. Pecahan arang juga perlu sebagai media di bagian dasar pot, selain mendukung aerasi dan draenasi, sifat arang yang menyerap racun sangat bagus untuk kestabilan media tanam.

Tanaman, nah bagian ini merupakan inti dari taman mini, pemilihan tanaman sangat penting untuk menciptakan taman yang berkarakter dan berumur panjang. Jenis tanaman yang digunakan umunya adalah tanaman sukulen (tanaman yang menyimpan air dan kuat terhadap kekeringan), seperti agave, kaktus, Haworthia, Jenis cocor bebek, sansivieria, adhenium, dll. Tanaman seperti paku-pakuan, lumut, tanaman air, dan tanaman berdaun kecil umumnya dapat juga digunakan. Saya biasanya memilih persamaan sifat kebutuhan air dalam memilih tanaman dalam satu taman, tanaman sukulen biasanya tidak memerlukan banyak air dan memiliki pertumbuhan lambat sehingga bisa dipadupadankan dengan sesama sukulen. Sedangkan tanaman paku , tanaman “banyak air” atau tanaman air bisa dipadukan dalam satu pot. Hal ini nantinya mempermudah perawatan dan penyiraman.

Batu dan Hiasan, batu apa saja bisa digunakan, kita bisa memilih batu-batu yang berukuran atau berwarna sama yang sering kita temui di taman atau sungai, atau bisa pula menggunakan pecahan karang yang kita peroleh dipantai. Untuk batuan kecilnya saya biasanya menggunakan pasir pantai, pasir malang atau pasir bali. Kreatifitas kita dituntut untuk memadupadankan batu-batuan ini.

Hiasan lain biasanya tergantung kreatifitas kita, pada gambar nanti kita akan lihat bermacam hiasan dan pernak-pernik mini yang bisa menambah cantik taman kita.

Langkah-langkah berikutnya;

  • Tema, taman bertema apakah yang ingin kita buat? Taman gurun? Taman pantai? Taman air? Taman campuran? Tema ini akan mempengaruhi pilihan tanaman dan hiasan, tidak mungkin kita menanam teratai kerdil di dekat kaktus bukan?

  • Jika kita sudah siap dengan bahan dan tema, saatnya menyusun media dalam pot. Pada gambar kita bisa lihat, bagaimana pecahan arang diletakkan di bagian dasar pot, kemudian disusul media tanam. Seperti pada gambar kontainer kecil dari plastik bisa ditambahkan sebagai wadah menanam tanaman air/tahan air.

Tips dari saya, kita bisa menambahkan kain kasa atau kain perca di dasar pot sebelum meletakkan arang, menghindari remah remah media keluar dari lubang pot saat kita menyiram.

  • Setelah pot terisi dengan media, saatnya kita membuat ancang-ancang desain taman kita. Kita mulai bisa menyusun secara kasar letak tanaman di atas media. Jika sudah OK, kita mulai bisa menanam tiap-tiap tanaman. Perhatikan tinggi tanaman, lebar tanaman, warna, dan point of interest dari taman kita.
  • Jika sudah, saatnya menutup sisa area kosong dengan pasi dan bebatuan. Tidak lupa pula hiasan-hiasan yang mempercantik taman.

Ini contoh taman mini yang saya buat sebulan yang lalu, keterbatasan jenis pot dan jenis tanaman di kampung tidak mengurangi niat saya untuk berkreasi di rumah, hehehehe…

Perawatan taman mini ini tidak lah terlalu rumit, yang utama adalah menjaga kebersihan, penyiraman (dengan hati-hati) apabila tanah telah kering atau seminggu sekali, menjemur taman satu kali atau dua kali seminggu. Taman sukulen dapat diletakkan di tempat kaya cahaya, tetapi hindarkan dari hujan dan air yang berlebihan. Sedangkan taman yang terdiri dari paku-pakuan, lumut dan tanaman air dapat diletakkan di tempat dingin dan teduh, bahkan di luar ruangan (tidak masalah terkena hujan ringan).

Jika dirasa kondisi tanaman terlihat merana, kekuningan atau busuk itu kemungkinan adalah pertanda kekurangan hara atau kelebihan air. Kita bisa menambahkan pupuk NPK seimbang butiran secukupnya. Tanaman yang mati dan busuk harus segara dicabut dan diganti.

Selamat mencoba! Selamat berkreatifitas!

**Ini beberapa gambar hasil googling di internet. Semoga bisa memberikan gambaran mengenai jenis tanaman, tema, dan desain!

 

 

 

 

 

 

 

 


Get Lost in Indonesia Participation (part 2)

Partisipasi dalam Get Lost in Indonesia bagian kedua.

Hari ini posting 3 gambar lagi buat Get Lost in Indonesia di facebook. Senang rasanya bisa ikut berpartispasi demi kemajuan bangsa. Sebelum ini saya juga sudah pernah posting tentang program ini di sini: Get Lost in Indonesia Participation

Ayo Losteners (begitu mereka menyebut para participant)! Mari bergerak bersama! 😀

Wisata Gunung Khayangan, Pelaihari, Kalimantan Selatan

 

Sungai Martapura, Banjarmasin, Kalimantan Selatan

 

Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat


Loneliness

Kesendirian. Menjadi sendiri tidak selamanya berhubungan dengan kesedihan. Dengan kesendirian terkadang kita bisa melihat segalanya lebih dekat, melihat hal-hal kecil yang awalnya sulit terlihat, dan melihat diri kita sendiri jauh lebih dalam. Kesendirian juga bisa menjadi suatu kebutuhan bagi orang-orang yang mencari inspirasi, mengevaluasi diri atau sekedar mengistirahatkan bathin yang letih.

Kesendirian, aku mengartikannya sebagai keadaan saat raga hanya ditemani jiwanya sendiri, tanpa batas, tanpa alasan, tanpa kata-kata… :mrgreen: [sotoy mode: on]


Get Lost in Indonesia Participation

Partisipasi dalam Get Lost in Indonesia.

Kangen rasanya iseng-iseng kemarin saya membuka kaskus, sebuah forum besar yang cukup terkenal, hmmmm…ada hot thread yang cukup menyita perhatian saya: Get Lost in Indonesia, sebuah gerakan 3 anak muda mengumpulkan dokumentasi atau gambar dari tempat dan hal- hal unik tentang negeri ini.

Bertolak dari keinginan untuk membangkitkan pariwisata negeri ini yang sangat kaya namun tidak mampu bersaing dengan negara tetangga yang melesat sangat cepat. Dengan kekayaan negeri ini, mengumpukan dokumentasi dari semua tempat dan keunikan negeri ini nantinya akan mempermudah pemerintah kita untuk membangkitkan pariwisata dan image negeri ini di mata dunia. Siapakah yang dapat mengumpulkan itu semua? Jawabannya adalah KITA SENDIRI, 240 juta penduduk Indonesia, bergerak bersama!

Respon positif tampak dari ratusan kiriman gambar ke facebook Get Lost in Indonesia. Ide sederhana yang cukup positif menurut saya. Saya pun tergerak untuk ikut andil, mumpung dua tahun terakhir ini saya sempet pergi ke beberapa tempat di Indonesia, dan foto saya juga gak jelek-jelek amat :mrgreen: . Maka kemarin terkirimlah 3 photo perdana untuk Get Lost in Indonesia. Lain waktu mungkin saya akan tambahkan lagi 😀

Lokasi: Nusa Dua, Bali


Lokasi: Pulau Semak- Kepulauan Seribu, Jakarta

 

Lokasi: Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi (dilihat dari Selat Bali)


Apakah anda tertarik ikut serta?

Cekidot di Kaskus:

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5503691

atau di Facebook:

http://www.facebook.com/GetLostinIndonesia?ref=mf


Renungan

Renungan. Angin berhembus lembut saat itu. Kehangatan matahari senja dan kedamaian yang terasa di pantai Takisung, Kalimantan Selatan sore kemarin, seperti tidak sedikitpun membisikkan prasangka dan kiasan dari ribuan bencana yang telah mendera negeri ini.

Bibir ini lirih berbisik, Tuhan, kuatkan kami.

Pikiran ini melayang ke tahun 2004 silam, saat tsunami menerpa ujung barat negeri ini. Tak terhitung saudara kita yang kembali padaNya, ribuan tangis yang mengajarkan kita banyak hal tentang hidup.

Sebuah lagu indah hadir dalam malam konser amal untuk Aceh oleh Institut Pertanian Bogor, IPB tahun 2005. Lagu yang digubah oleh Maespati, grup band dari IPB ini sangat melekat di hati saya. Keikutsertaan saya dalam pembawaan lagu tersebut malam itu memberikan banyak kenangan bagi saya. Sebuah persaudaran, ketegaran dan keinsyafan.

Setelah sekian tahun hilang dari playlist lagu saya, hari ini saya kembali mendengarkan lagu ini.

Download Maespati – DARUSALLAM.mp3, dengarkan, dan renungkanlah…

 

DARUSSALAM


Karena kita manusiaNya

Ini semua terjadi

Karena sebuah bijaksanaNya

Harus kita lalui

 

Dan jangan pernah terpikir olehmu ini akhir segalanya

Dan dia masih selalu dalam alir darah kita

sayangi kita

 

Tuhan itu milik kita

Langit Angkasa kita

Tuhan itu jiwa kita

Denyut nafas kita

 

Dan jangan jadikan ini sesalan tapi sebuah teguran

Dan dia masih selalu dalam alir darah kita

berkahi kita

 

Kau yang tergibran penguasa lautan

Jadikan air-airMu sebuah tamparan

Yang mulia penguasa Marutha

Jadikan angin-anginMu bisikan

 

Kandungkan sejuta hikmah dan pelajaran

Ajarkan bagaimana tata berjalan

(Maespati, 2005)


DOWNLOAD DISINI


Little thing, a thousand meaning

Hal kecil yang sangat berarti. Kadang kita tidak menyadari bahwa hal-hal kecil di masa lalu membawa banyak kenangan di masa kini. Postingan kali ini diperuntukkan untuk seorang teman, Ceko, yang dulu pernah magang di host yang sama di Florida, US. Meskipun berbeda loksi kerja, tempat tinggal yang sama di Boys Trailer Location 1 sedikit banyak menorehkan kenangan yang sulit dilupakan. Tempat kita belajar mandiri dan bekerja di dunia nyata. Dalam waktu dekat teman saya ini akan terbang kembali ke US, mengadu nasib lagi disana. Good Luck Bro! like I always said: I will find my way. See you again someday!

Trailer yang terlihat kecil tetapi luas dan nyaman…. tempat berlindung 4 student dan tikus2 di musim dingin 😀

Pemandangan setiap hari saat membuka pintu… 2009 Marden Road!

Pemandangan di samping trailer…. Jalan menuju Girls Trailer 😆

Pemandangan dari jendela kamarku…Gate Location 1.  I guess that was Jimmy’s car after drove me home?

Kamarku yang selalu berantakan…  Ceko’s room is always tidy though! :sigh:

My desk and my ex-laptop… I never finish those nectarines! I bought too much always…

Lukisan yang ada di kamarku…I think that is Florida in the past…

Telepon trailer… Ceko always made such a bitch flirting voice with it! “What the… who’s this?” 😆

Dapur trailer… Clean your own dishes,your mommy is not here!

Kompor kesayangan… tempat dimana banyak eksperimen terjadi, Kenapa sayur sop yang kita masak tidak pernah sama rasanya??? 😆

Bumbu-bumbu, white pepper yang langka, oregano yang unik…dan macam2 sauce and ketchup punya Lee :mrgreen:

Hanphone ceko yang nyemplung di mesin cuci… Upaya penjemuran ini akhirnya tidak berhasil! 😀

Ceko’s car! Believe me it was broken by human hand! Damn!

I used to pass this road for work…

Perempatan, Marden Road belok kiri🙂

Danau Apopka, danau terdekat dari Trailer, selepas kerja kadang aku melepas lelah disini. Cek, itu pohon yang lu bilang pohon kenangan?? 😆


Night Shot

Jepretan Malam. Tidak ada yang terlalu istimewa di postingan kali ini. Hanya sedang nostalgia dengan foto-foto lama selama di Florida dan North Carolina. Di awal-awal memiliki kamera, saya merasakan ada yang sulit saat mengambil gambar di malam hari tanpa flash, selalu blur! Saya sampai harus menahan nafas untuk mengambil gambar setajam mungkin (sampai sekarang juga sih 😆 ). Sampai pada kahirnya saya menyadari keberadaan tripod atau kaki kamera sangat-sangat membantu. Semenjak itu ada selalu kenikmatan dan kepuasan tersendiri setiap memotret di malam hari, It’s always-really fascinating!

Berikut saya akan ceritakan gambar demi gambar, please enjoy!

Tengah November 2008 kala itu, Florida sudah mulai sejuk. Kira-kira pukul 8 malam, saya beranjak dari student trailer, membawa tripod dan mencoba mengambil gambar di saat malam. Yah ini gambar pertama saya dengan tripod. Untuk seorang pemula, saya sendiri takjub dengan hasil yang lumayan ini. Saya menggunakan mode A (Aperture) dengan ISO auto, kala itu saya belum terlalu bisa mengutak-atik setting kamera, jepret-jepret pun berlanjut…

Ini adalah pemandangan dari depan trailer, saya mempunyai dua gambar serupa, gambar pertama di ambil tanpa timer-masih dengan tripod-dan hasilnya: sedikit blur. Di sini saya belajar even little hand shake could be a disaster! 😆 jadilah saya prefer pakai timer. Tahapannya menjadi; atur tripod, focus, timing dan jepret!

Hahahahha…. That’s me! Itulah gunanya tripod, selain anti-shake, juga bisa membuat pelaku bebas berekspresi. :mrgreen:  Pengambilan gambar di malam hari dengan mode A pada saat itu kebanyakan akan membuat waktu pengambilan gambar lama, bisa 2-10 detik, sampai “jepret” selesai. karena itulah objek bergerak akan mengalami blur “undeniable” seperti awan di atas trailer ini yang pada sekian detik pun masih mengalami pergerakan.

Yup, atraksi kembang api ini adalah andalan Magic Kingdom, one of kingdoms in Disney World, Florida. Atraksi berdurasi lebih dari 30 menit ini sempet bikin saya bengong sampai lupa harus mengambil gambar, hahahahah… Kala itu saya tidak menggunakan tripod (ya iya lha ribet), maka saya andalkan jurus tahan nafas, hahahahah… dengan mode auto -without flash, lumayan bisa mengabadikan moment ini meskipun tidak sempurna.

Sekarang kita ke Ford Lauderdale, kawasan “Venice of America” di utara Miami ini menjadi rumah bagi acara TPIE, Tropical Plant Industry Exhibition, sebuah ajang pameran besar di Florida. Beruntung saya bisa diajak perusahaan tempat magang untuk ikut membantu di acara ini. Di atas adalah Jembatan Ford Lauderdale yang melintasi kanal besar yang bisa dilewati oleh perahu dan kapal besar, tidak heran, jembatan ini bisa “buka-tutup” seperti di film2…hahahaha… (saya sempet kaget liat jembatan siang bolong tiba2 mangap! udik banget!)

Nah kalo ini hotel tempat saya menginap di Ford Lauderdale. Kalau siang biasa saja kelihatannya, pas malam, Wow… langsung saya kerahkan jurus tahan nafas! :p The management knows how to make a beautiful scape! Pohon aja di lampuin…wakakakakak…

Nah ini pemandangan di depan gedung acaranya. “Sailfish” menjadi logo gedung ini nampang didepan gedung dengan gagahnya. Gambar ini di ambil selepas senja. Dari jauh kita bisa lihat jembatan yang bisa mangap itu…hahahahha…

7 january menjadi Christmas bagi pemeluk Russian Orthodox. Makan malam bersama pun menjadi hal yang selalu dilakukan. Teman-teman saya Ukrainian mengajak saya untuk hadir dalam jamuan ini, serius ini gratis dan makanannya khas! Sangat unik dan pastinya enak! Sudah gitu pulangnya kita disuruh bawa banyak kue, wakakakakakak…. Foto ini diambil saat saya tiba di lokasi selepas senja. Tiba2 ingin mengambil gambar gereja berkubah khas rusia ini. Berhubung tidak ada tripod, saya pakai cap mobil seseorang, pasang timing, dan jepret!

Kita pindah lokasi, di tempat saya yang kedua di Huntersville, North Carolina. February 2009 saat itu, salju sudah turun tanpa ampun. Beranjak dari ruangan hangat di dalam boys house ini, saya pergi keluar gotong2 tripod ingin mengabadikan malam bersalju. Masih dengan mode A, pengambilan gambar ini bisa dikatakan cukup lama waktu jepretnya, padahal saya sudah menggigil… brrrrrr…..quite romantic for me!

Inilah penampakan lengkap boys house! Tempat tinggal student cowok yang magang di Metrolina Greenhosues. Meskipun terlihat kecil dari luar tetapi rumah ini mempunyai basement yang luas dengan 4 kamar, hahhahaha… Diambil saat spring Maret 2009, kala rumput-rumput mulai tumbuh namun udara di luar masih cukup dingin buat saya. Diambil dengan mode A seperti biasa. again, It’s romantic!