Frames, Green, Rustle and Sweet Tea

Surat kepada Teman…

Hanya sebuah surat biasa berisi harapan dan doa…

 

Pelaihari, 9 Februari 2011

Teruntuk teman-temanku dari SD Tuntung Pandang di seluruh Indonesia,

Teman-teman,

reunian pertama

Semalam, sekali lagi aku bertemu dengan teman masa kecil kita. Donny. Bersama dengan Yeni, teman kecil kita juga, kami bertiga makan malam di sebuah restauran sederhana. Jangan ditanya bahagianya aku saat itu dan apa saja yang kami bicarakan saat itu. Meskipun hanya beberapa jam, tetapi rasanya sudah mengobati rasa kangen aku, sekaliguas membangkitkan perasaan sentimental aku. Sensasinya luar biasa… sayangnya  aku lupa mengambil gambar, jadi gak bisa pamer deh… :D

Sebelum ini aku juga bertemu dengan beberapa dari teman masa kecil kita. Nana, Astri, Shinta, dan Risa. Mereka sebagian sudah berkeluarga dan memiliki momongan. Lagi-lagi sensasinya luar biasa. Masih banyak teman-teman lain yang aku temukan, tetangga, dan adik kelas, yang tidak bisa aku sebutkan satu persatu.

Jika cerita dari awal, kita ingat kita adalah anak-anak dari SD Tuntung Pandang, SD yang sudah tidak ada lagi. SD itu ditutup bersama ditutupnya PG Pelaihari, Kal-Sel sekitar tahun 2000-2002. Kita bisa membayangkan, kita dulu tinggal ditempat yang terisolisir dari daerah perkotaan, jauh di tengah hutan dan kebun tebu. Kota kecil bernama perumahan PG Pelaihari itu seperti menjadi rumah masa kecil kita. Sebagian besar dari kita menghabiskan masa TK dan SD di sekolah yang sama, di perumahan yang sama yang jaraknya tidak berjauhan. Meskipun begitu rasanya itulah yang membuat kita lebih dekat satu sama lain.

Waktu bergulir. Satu demi satu dari kita pergi untuk berbagai alasan. Ada yang ikut orang tua pindah ke Jawa, ada yang pindah ke kota lain, ada yang tinggal di sekitar kota Pelaihari, tetapi yang pasti, tidak ada lagi yang tinggal di dalam perumahan itu. Semua sudah tersebar ke penjuru pulau-pulau di negeri ini. Aku sendiri meninggalkan tempat ini setelah SD. Aku mengambil sekolah menengah di Banjarmasin, 50 km dari Pelaihari, kemudian, pindah lagi ke Bondowoso, Jawa Timur, dan kuliah di Bogor. Setelah 13 tahun rasanya, secara resmi, akhirnya aku kembali lagi ke tempat masa kecil kita, Pelaihari.

Terkadang, hikmah selalu kita sadari di akhir, inilah hikmah aku sebagai pengangguran. Aku sekarang mau tidak mau tinggal bersama orang tua di rumah kami yang baru, bukan perumahan seperti dulu, rumah biasa yang sudah terpisah-pisah dengan rumah teman-teman semua. Dari situlah, Tuhan memberikan aku bingkisan manis di antara kesedihan, ya, Tuhan memberikan aku sedikit waktu untuk kembali bertemu dengan masa lalu kita, tempat-tempat penuh kenangan itu dan teman-teman yang pernah mewarnai masa kecil kita. Sungguh aku bersyukur dan terharu.

Menemukan teman-teman dari  masa kecil itu memiliki caranya masing-masing. Bertemu di FB, info dari teman lain, sms, telepon, bertemu langsung dan lain sebagainya. Tuhan mengatur kebetulan-kebetulan ini dengan sangat apik. Jika saja aku tidak pulang ke tempat ini, mungkin aku tidak punya kesempatan lagi berada di sini dan bertemu dengan mereka. Siapa yang tau kan ?

Setiap dari kita memiliki kenangan yang sama, yang kita simpan masing-masing dalam ingatan. Pahit dan manisnya akan sama menjadi kenangan yang indah dan patut dikenang. Ingat kah kita bunyi lonceng sekolah? Jalanan aspal yang berbatu dan berdebu itu? Rumput dan pepohonan yang kita lewati setiap pagi? Peluit permainan kasti setiap kita berolah raga? Sepatu – sepatu yang berderap saat kita senam setiap pagi? Matahari yang panas saat kita pulang sekolah? Penjual es dan pentol yang setia menunggu di luar pagar? Kantin sekolah yang selalu penuh sesak saat istirahat? Keusilan teman-teman kita? Hukuman-hukuman dari guru yang membuat kita kesal? Acara masak-masak di depan kelas? Persiapan ujian? Hingga akhirnya kita kini sudah bukan anak-anak lagi, dan tempat itu sudah tidak ada lagi… semua hanya ada di ingatan kita masing-masing…

Menemukan kalian satu demi satu seperti sedang membuka gudang tua bernama ingatan, membuka kotak-kotak berdebu itu. Isinya penuh kenangan-kenangan yang tertulis rapi meskipun beberapa sudah mulau usang. Satu demi satu, ku buka dan semua masih sama. Tidak berubah termakan waktu. Tuhan masih menjaga kotak-kotak tua itu, menjaga ingatanku tentang kalian, menjaga rasa sayang yang pernah ada di antara kita. Sungguh aku tidak pernah sedikitpun menyesalinya.

Kita mungkin hanya segelintir manusia biasa, yang punya kenangan biasa yang tidak seindah film-film, tetapi Tuhan begitu sayangnya, membekali kita dengan kapasitas ingatan yang luas dan dalam, menyimpan semua dengan sangat rapi di dalamnya. Tidakkah kalian ingin sesekali membukanya, membersihkan debu-debunya, mengenangnya, dan memastikannya baik-baik saja? Ya, itulah aku dan aku bahagia bisa melakukannya.

Foto dan video mungkin bisa menyimpan banyak kenangan, tetapi ingatan kita menyimpan kenangan jauh lebih banyak dan sulit terhapus…

Teman-teman,

Aku tahu masing-masing dari kita kini sudah banyak berubah, masing-masing dari kita memilih jalannya masing-masing. Kini memang tidak sama dengan dulu. Bahkan ratusan bunga tidak akan sama meskipun lahir dari pohon yang sama, dan aku satu diantara bunga itu yang sedang mencarimu, yang merindukanmu, yang ingin melihat senyum-senyum itu lagi. Apakah kalian juga sepertiku yang mencari jejak-jejak masa kecil kita yang sudah semakin hilang?

Jutaan tunas bunga bermunculan di musim semi, beberapa tumbuh dan mekar, dan beberapa gugur ke tanah. Mereka mempunyai jalannya masing-masing, tetapi mereka tidak pernah melupakan beratnya musim dingin yang pernah mereka lalui bersama.

Teman-teman,

Sungguh senang menemukan kalian lagi satu demi satu. Semoga suatu hari kelak, kita bisa bertemu dan mengadakan temu kangen, meskipun mungkin wajah kita tidak lagi semuda dulu. Tetaplah menjaga serpihan-serpihan yang hampir hilang itu. Aku di sini sedang mencarimu juga. Semoga Tuhan mendengar doa kita untuk dapat bertemu lagi suatu hari nanti.

 

Salam kangen selalu,

Dari teman masa kecilmu,

 

Prima

PS: aku lampirkan beberapa potret yang mungkin bisa menyegarkan ingatan kita… tidak perlu aku tulis foto-foto apa ini, kita semua sudah tau…




 

Aku pernah menuliskan dan melampirkan banyak foto tentang tempat ini dalam postingan:

Tentang sekolah kita…

Tentang Pantai Takisung…

Tentang Dam Ranggang…

Tentang air terjun bajuin..

Dan lain-lain, kalian bisa menemukannya dalam kategori “Kalimantan” di bar kanan blog ini…

Terimakasih teman… :)

About these ads

57 responses

  1. Wah.. Rasanya pasti ingin mengulang kejadian yang sama.
    Aku tahu gimana rasanya punya perasaan itu. aku juga sering mengenang masa lalu. Hemm, seperti hidup di dalam mimpi. Tapi sayang sekali aku tak punya sedikit pun foto tentang masa lalu ku.. (kok malah curhat ya! :D )

    Mas, fotonya kok banyak yg gk kelihatan ya? cuma satu yg keliatan, sayang sekali.. pingin lihat soalnya! :lol:

    9 February 2011 at 9:57 PM

  2. Oke mas! fotonya bergaya vintage, keren!!! :lol:
    Ngangenin banget pastinya! Ini foto jaman dulu atau sekarang ya? :D

    9 February 2011 at 10:05 PM

    • Ini foto sekarang.. heheehe, iya ini pake vintage style… :D pinter!

      11 February 2011 at 5:12 PM

  3. Salam buat teman2nya ajah…

    9 February 2011 at 10:42 PM

  4. ariek budi s

    seperti ikan salmon, yang berhijrah untuk sebuah proses regenerasi.., dia pulang kembali dengan insting dan naluri yang pernah dia rasakan saat ia pertama kali pergi menuju lautan.., mungkin itulah rasa., bagaimana ingatan2 itu memaksa kita untuk kembali berhijrah, walau hanya sekedar terdiam mengenangnya…. tari2an kelinci., maen BP-BP an., sampe perang sailormoon di depan rumah bu tumijan.. Thank’s

    10 February 2011 at 3:19 AM

    • iya rik… hiks… lebay :P

      11 February 2011 at 5:10 PM

  5. dari kegiatan yg namanya blogging ini mas… satu-satunya yg tidak pernah terbayang dalam pikiran saya adalah temu kangen sperti yang mas nya bilang :( entah knp.. itu seperti momok tersendiri buat saya :(

    10 February 2011 at 4:20 AM

    • :D waduh.. knapa mas?

      11 February 2011 at 5:09 PM

  6. wah senengnya bisa ketemu ma temen-temen masa kecil…amazing ya…udah terpisah jarak dan waktu tapi masih bisa ketemu! kalian berjodoh! :D

    10 February 2011 at 6:37 AM

    • :D bingkisan tuhan dari masa lalu, yang aku cari di masa kini…

      11 February 2011 at 5:09 PM

  7. Ohhhhhh ternyata ini yaa,, yang bikin lo sentimentilll
    Tapi baca surat ini bener-bener bikin gw sedihh,,
    Lo tahu gakkk cuy,,
    Di dunia ini semuanya pasti punah,, semua orang akan pergi,, tapi ada satu yang tinggal,, satu yang selalu meneman,,, kenangan,,, ya,, kenangan itu akan selalu abadiiiii

    Cuyyy gak ada foto lo waktu SD ya,, pasti lucu :D

    10 February 2011 at 7:29 AM

    • ntar put, kapan2 gw pasang foto2 waktu gw kecil, wkakakakaka… :P

      11 February 2011 at 5:08 PM

  8. cuma baca kalimantannya.. aku langsung mambayangkan kembali mendarat di balikpapan .. lanjut ke tarakan.. menyeberang perairan laut dan sungai ke malinau…tulang yang pegel-pegel menuju long loreh… ..

    keliling kalimantan menyenangkan juga ya prim.. ternyata dirimu disana thoo :D

    10 February 2011 at 7:59 AM

    • ya mbak jum… lagi kembali ke tanah masa kecil…

      11 February 2011 at 5:07 PM

  9. masa kecil itu masa yang indah… ngangenin pasti,,,,

    10 February 2011 at 8:03 AM

  10. Adi

    T.T jadi rindu temanku SD dan SMP ini, setelah baca postingan ini, huhu..

    10 February 2011 at 8:23 AM

    • hihiiihhi…. :P

      11 February 2011 at 5:07 PM

  11. Huua.. rumahnya ada yg udah jadi semak belukar y mas..
    Kenangan masa kecil emang sulit terlupakan. Smoga bs selalu kontak dg teman2 yg dulu.. :)

    10 February 2011 at 8:27 AM

    • iya sudah gak terpakai… hiks.. :)

      11 February 2011 at 5:06 PM

  12. Saya jadi kangen sama temen-temen SD yang bandel-bandel, meski sekarang masih telfon-telfonan, tapi sudah banyak yang punya anak..

    10 February 2011 at 9:59 AM

    • :D saya juga…

      11 February 2011 at 5:06 PM

  13. Saya pun merasa bahagia ketika bisa bersua dengan teman dan tampak telah banyak berubah. Moga mereka lebih sejahtera :)

    10 February 2011 at 10:22 AM

    • betul mas, semoga keadaan lebih baik saat saya bertemu mereka nanti… :)

      11 February 2011 at 5:06 PM

  14. ga ada yang kebetulan di dunia ini, semua uda di atur oleh-Nya,
    mungkin itu hadiah buat mas :-)

    10 February 2011 at 10:52 AM

    • iya mas… thanks…

      11 February 2011 at 5:05 PM

  15. poto nya mantaap gan,…
    ^_^

    kreen uey

    10 February 2011 at 11:31 AM

    • thanks mas! :D vintage style

      11 February 2011 at 5:04 PM

  16. Hmm senengnya ketemu lagi temen2 lama..
    membangkitkan kenangan manis,terkadang memang banyak yang berubah,tapi ikatan tali persahabatan semoga tidak berubah Prim

    salam buat temannya..
    *kebayang ketemu temen2 SD,dulu mungil2 sekarang huhu*

    10 February 2011 at 11:32 AM

    • Makasih mama olive… :D

      11 February 2011 at 5:04 PM

  17. nana

    Speechless…..cuma bisa nangis mewek2…..makasiy ya Prim, sudah jadi sahabatku & sahabat kita semua, dan merangkai kenangan2 indah kita semasa kecil dengan begitu indahnya ^_^

    10 February 2011 at 11:36 AM

    • Hhahahahaah… iya, kenangan yang unik dan tak akan terulang…

      11 February 2011 at 5:03 PM

  18. hiks…jadi ikut terharu …. :(
    semuanya memang pasti akan pergi, pasti hilang dan pasti berakhir …….
    hanya satu yg tetap tinggal,
    kenangan…………………ya kenangan bersama mereka , sahabat dan teman2 kita …….
    kenangan itu gak akan pernah meinggalkan kita ya Prima …….
    salam

    10 February 2011 at 1:36 PM

    • Iya bunda, meskipun mereka sudah tidak ada, tapi mereka hidup dipikiran saya… selamanya…

      11 February 2011 at 5:02 PM

  19. Hmmm..
    sama kayak bunda..
    saya juga jadi terharu..
    baru2 ini menulis tentang teman-teman SMA juga, kangen masa-masa yang dulu. :”(

    10 February 2011 at 1:56 PM

    • contagious sadness… :P

      11 February 2011 at 5:02 PM

  20. hiks… jadi inget temen-temen lamaku juga mas Prim,, dan semakin kangen… :(
    semoga mas Prim segera ketemu temen2nya,,, salam manis dariku.. :)

    10 February 2011 at 2:01 PM

    • Ok mbak, makasih… rasa kangennya beda ya mbak, kangennya sentimental… :D

      11 February 2011 at 5:01 PM

  21. Seperti melihat Reuni Sudara kembar

    10 February 2011 at 2:38 PM

    • ? kok saya gak ngerti ya…

      11 February 2011 at 5:00 PM

  22. yang membahagiakan adalah ketika bertemu teman² kita, kita bersyukur dengan kondisi kita saat ini…semua bersyukur dengan perubahan masing²…

    sedih juga ingat masa² lalu: SD, SMA, Kuliah….

    itu eksplorasi warna foto²nya berani seperti itu…keren!

    10 February 2011 at 3:15 PM

    • iya mas, sensasinya luar biasa ya…

      itu saya edit dengan gaya vintage… :)

      11 February 2011 at 4:59 PM

  23. Ann

    Temen SD & SMP sudah tak tahu ada dimana
    SMA & Kuliah hanya sekedar menyapa lewat FB (thanks Mark)

    10 February 2011 at 5:11 PM

    • :) pasti mas akan menemukan mereka one day…

      11 February 2011 at 4:58 PM

  24. saya adalah salah satu yang teringat dengan teman kanak-kanak dan sekolah masa kecil begitu ngebaca post ini.
    dan ngeliat gambar-gambarnya, bagus. terasa seperti beku di satu waktu.. :)

    saya ngeliat bangunan sekolah dasar saya terkaget-kaget, karena semua serba beda. jadinya saya masih selalu berfikir kalo sekolah saya adalah apa yang saya ingat.. :mrgreen:

    10 February 2011 at 9:16 PM

    • :) bersyukurlah mbak,s ekolah itu masih ada… tidak seperti kami…

      11 February 2011 at 4:57 PM

  25. huaaa..jadi inget ama temen2 waktu TK,SD,SMP,SMA deh..yg ntah kapan bakal ketemu lagi.. :’(

    10 February 2011 at 9:20 PM

    • :D contagious sadness…

      11 February 2011 at 4:56 PM

  26. Ow, ternyata Mas PriM pernah jadi tetangga saya (Bondowoso), kota tetangga yang sejuk dan nyaman. Saya doakan, semoga kawan2 alumnus SD Tuntung Pandang yang seangkatan dengan Mas PriM ada yang membaca tulisan ini..

    10 February 2011 at 10:31 PM

    • hihiihiihhi.. aku mau bilang cuma diem aja, hahahhaah… makasih masbro!

      11 February 2011 at 4:54 PM

  27. I love your photographs.

    11 February 2011 at 2:18 AM

    • Thanks Debra! Love your photos too…

      11 February 2011 at 4:50 PM

  28. hiks…hiks….sukses membuat berkaca-kaca….

    haduh prim…terharu banget nih…..

    jd inget sd muhammadiyah di Laskar Pelangi :)

    11 February 2011 at 9:15 AM

    • aku juga berkaca2 mbak nulisnya…. serius….

      11 February 2011 at 4:46 PM

  29. seru..
    walopun bukan temen sekolah Prima.. liat foto2 itu aja ikutan seneng..
    ikut ngebayangin …

    nice pics :)

    13 February 2011 at 12:31 PM

  30. jd terharu, membacanya …

    14 February 2011 at 10:22 AM

  31. Wew.. tampak asyik di Borneo sana yess? Coba Bandung masih kayak begitu..

    15 February 2011 at 2:22 AM

  32. Shinta love zavy

    Waaah senangnya fotoku dipajang…hehehehee

    sumpah deh,skses bgt bkin aku termehek mehek…tau g pim,allah dah beri aku tanda2 kita bkal dpertemukan kembali…g nyangka bgt aku bkal balik ke plh…..senangnyaaa tiada tara

    tp ko yg mkan2 di restoran aku g di ajak sih,huhuhuhuhuhu :’(

    16 March 2011 at 9:39 PM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 62 other followers